February #throwback
source: google images.
seperti kucing, semakin dikejar semakin lari, kalau sudah tahu, maka dari itu, pilihan terbaik dari jalani hidup ini adalah yang terbaik, namun tidak mudah seperti yang gue tahu. setidaknya, gue masih diberikan kemampuan untuk terus berjuang, entah energi dari mana, energi yang tidak bisa gue miliki, semua milik alam semesta, bingung, semakin ingin dimiliki semakin ia hilang.
tepat saat ini, di svarga flora, gue mengetik ini, hujan turun dengan derasnya, pukul 7:38 malam. amburadul, gue juga sedari tadi merenungi, apa yang membuat masalah di pikiran gue tak kunjung mereda. sepertinya gue yang mengizinkan ia masuk dan merusak. tidak-tidak merusak, ia mengajari gue, masuk dan merusak hanya bagus untuk rima saja.
bulan berlalu, progress selalu akan ada, biarlah tubuh ini menyerapnya dengan baik, jangan lagi dihitung-hitung, menunggu dan mengira, lelah sendiri yang ada dan memang tidak mungkin, perlahan tapi pasti, itu itu saja yang gue sudah ucapkan, beribu ribu, tidaklah berpuluh-puluh cukup. tapi begitulah adanya, yang paling cocok di semesta alam ini.
watashi, juga lagi dengerin anna-anna 1997. hujan yang turun membuat gelisah saat ini, namun alunan lagu ini menenangkannya, menstabilkan gue untuk menghargai yang alam berikan hujan indah dan nyaman, hujan hanya hal yang benar, namun ada sesuatu yang timbul dari hati yang menciptakan seolah benar padahal kurang benar, seperti perasaan-perasaan yang penuh cemas, atau sudah ada nian.
perulangan bulan selalu terjadi, kesempatan juga selalu ada, terima kasih. malam yang indah, merenungi yang alam berikan kepada watashi. ketakutan hanya melemahkan gue saja, gue ingin jadi manusia berani, manusia merdeka, eh, ngomong-ngomong soal merdeka, tidak mudah yah, tapi ucapkan dulu saja, bahkan gue belum mengerti maksudnya sebenar-benarnya.
kesehatan barang mahal, yang murni, yang lezat rasanya, penghargaan tertinggi bagi yang menyadari dan menjaganya, godaan duniawi begitu besar, paling tidak selalu ada satu dosa terhadap kesehatan yang kita lakukan, itulah problema nya. rezeki berupa kesehatan adalah yang salah satu hal yang patut gue syukuri. terima kasih-terima kasih.
semoga bulan ini, ada kekuatan dalam diri yang bertambah, semua tak mudah, gue ingin terus berusaha, jangan kendor, tak ada ruang lagi jika gue tak secara efektif memanfaatkannya, banyak kalah banyak pelajaran yang bisa gue dapatkan, mantap jiwa. gue ingin belajar terus untuk percaya, untuk bersuka cita, untuk bersyukur dan belajar memasrahkan diri, amin.

Komentar
Posting Komentar