surat-surat tercecer
source: google images.
pendekar berpesan
pada nak umar
esok akan badai
jangan lupa berteduh
benar saja
gemuruh besar kencang
seperti seseorang yang merindu
dan taman-taman senang menari
namun ia tak tahu menahu
ia tidak tahu kabar tuannya
surat yang terkirim tak terbaca
sebab hilang entah kemana
surat-surat tercecer
bahkan yang kemarin
dan kemarin lusa
terselip atau hilang tak pernah tahu
namun ia anak baik
hari ini ia pulang lebih awal
seolah tak terjadi apa-apa
kejadian terlewati begitu saja
lagu lama
lagu terkenang
kelak akan penuh gurauan
duduk dengan secangkir teh
ia setia
pada tuan
saling menjaga
saling melindungi

Komentar
Posting Komentar