diam dan menepi
source: google images.
es teh semakin dingin
angin merasa tertindas
senyummu pudar perlahan
duduk di bangku taman itu
di temani anak kucing tertidur
dan kicau burung juga kupu-kupu
mengharap kesepian segera kabur
runtuh segala ekspektasi
tapi aku bersyukur saja
aku merasa terlahir lagi
seperti seharusnya
pengetahuanku tak berkembang
namun pengalamanku bertambah
rasanya itu cukup untuk hidup tenang
agar tak kembali hilang arah
esok akan masih ada
ia nakal, semakin di kejar
ia lari, ia langsung tiada
dan membuatku tersadar
malam ini hangat
sore ini menguning
namun hati ini tersengat
oleh masa lalu yang bikin pusing
pusing yang melatihku
bertahan sejauh ini
seperti hiu dalam ember beku
mengejar terus si anak teri

Komentar
Posting Komentar