BERJUANG

source: google images.


Hidup sedang turun-turunnya, begitulah rasanya, mau tak mau, gue mesti mau belajar ikhlas jalanin saja, memang seharusnya enjoy saja dijalani. Senyum saja lah, walaupun ga tahan. Kalau kata bapak Utha Likumahuwa, esok kan masih ada. Yang hilang jangan terlalu di kejar, sampai pada nantinya, yang hilang pun enggan lagi di kejar, se-ikhlas itu, semampu manusianya.

Bensin ini akan gue kumpulkan dengan berdarah-darah, ia juga melatih gue dan selalu menjadi pengingat untuk selalu belajar prihatin, belajar sabar, belajar sadar. Entah apa pun, disini tempat gue mengumpulkan sebanyak-banyaknya pengalaman untuk bekal ke masa depan, biarlah, bukan juga gue merasa benar, gue selalu tahu, ini juga bagian pembalasan karma tidak baik di masa lalu yang gue lakukan.

Makin mempertajam juga, impian yang selalu goyang saat saat ini dan dari masa lalu, semakin sakit semakin jelas arah mimpi ini kemana nantinya, namun gue selalu berharap perlindungan dari semesta, asal jangan terlalu merosot, merosot merosot tau tau masuk jurang, tau tau ga bisa bangkit lagi, itunya yang gue engga mau, harus selalu tahu dan sadar untuk bangkit lagi.

Pada akhirnya kita hanya hidup sendiri, nantinya. Berharap pada orang lain tak melulu jadi solusi, tertawakan saja, sebab yang lain juga manusia, itupun kalau emang begitu adanya, maka kita semua sama, walau di perspektif lain, manusia itu tidak sama, namun secara insting dan naluri, itu akan alami dan secara keseluruhan itu besar dan dayanya itu mengontrol.

Hidup di jalani, ambil yang bisa gue ambil, belajar dari pengalaman, harapan gue semoga selalu ada pengampunan, dan kesempatan, ketakutan juga bukan jadi kenyataan, itu harapan gue, orang akan meninggikan diri mereka masing-masing, termasuk gue, maka dari itu, gue mau kembali sadar untuk belajar jangan mengangkat diri sendiri lagi, lihat dari keluasaannya.  

Pedih lah sangat kalau tenggelam dalam membandingkan diri orang lain kepada diri sendiri, sesekali emang jebol juga, mau gimana lagi, sekarang apa apa terlalu cepat, lirik kiri ada aja bandingannya, lirik kanan juga sama. Menutup mata itu cara lama, apakah cara baru itu meng-embrace? gue kurang tahu, gue sedang mencari tahu. 

Selain bisa makan dua kali sehari, itu sudah bersyukur banget, bahan bakar baik untuk terus melanjutkan hidup, ga mau mikirin kelak bisa sukses apa tidak, takut, takut banget, cukup dan lebih baik belajar mewujudkan apa yang menjadi ide dalam isi kepala, yang baik tentunya, jalani saja, perlahan humble akan jadi milik gue, terima kasih.


Komentar

Postingan Populer