gurauan
source: google images.
musimnya para petani
musimnya para pengembara
yang siap pergi dan pulang
malam ini tanpa lilin
hari ini terasa sepi
lebih terlebih sumuk
membuat adik menangis tanpa alasan
yang barusan pergi
adalah paman
adik ayah
yang berkunjung
sabar sabar dahulu
waktu yang terbaik
adalah milik semesta
manusia tidak ikut campur
rabun menjadi kenyataan
saat sore sudah menyambut
anak kucing yang menuntun
sembari nenek jalan sangkut-sangkut
bila esok masih ada
semoga napas lega
adalah yang terbaik
walaupun secangkir gelas air

Komentar
Posting Komentar