Pesan;
source: google images
Teruntuk Kim,
Belum saatnya semua mimpi-mimpi milikku terelealisasikan, aku memang akui realita-
kehidupan seperti ini, dan omongan setiap manusia selalu dibayangi ego, memang begitu,
yang kadangkala melukai manusia lain dan pada akhirnya mereka akan lupa.
Semesta, tak pernah diam. Ketika melihat anak-anaknya jatuh sakit.
Dipandang sebelah mata, perasaan yang terluka. Dan memang sudah menjadi takdirku
sendiri, aku tak mungkin menyerah dengan takdirku, aku tak ingin. Aku harap kau bisa un-
tuk maklum, Kim. Aku tahu kau tahu, dunia ini tak tercipta untuk orang seperti kita.
Tegar dengan segala proses yang ada, aku yakin -aku dan kau kelak bisa bertemu lagi, dan di masa itu kuyakin kita bisa lebih menikmati hidup yang seperti ini.
"Take your time, mate. I hope you always happy dan healthy, see you when i see you-
Kim. i miss you."
Tapi jujur, aku tak mungkin bisa melewati hari-hariku sampai detik ini, jika tanpa doa
yang aku panjatkan kepada Tuhanku, aku tahu aku terbatas, sedangkan Semesta-ku tidak.
cemas, gelisah, sedih dan suram-ku akan aku tuangkan kepada langit senja hari esok.
再见, Harris.
Indonesia

Komentar
Posting Komentar