Jet-lag's Poetry
source: google images
Tiffany's Poem
Mereka tidak mengetahui
Hal kecil dan hal sederhana
Langkah yang tercipta pertama kali
Yang kini aku telah siap berkelana
Asing yang tak hilang, angin telah membawanya pergi jauh
Melewati peradaban dan waktu yang telah mengisi penuh-
Jalanan kota yang begitu sepi
Membawa khayal yang nyaman
Dan se-cuil ingatan kini menepi
Biarkan saja pergi, biarkan dia pergi dengan rasa yang aman.
Nadine's Poem
Perasaan sayang macam apa ini~
Cinta-kah? ataukah gairah yang kini timbul
Apa kau mengerti apa yang aku rasakan~
Bagaimana rasanya menjadi diriku saat ini...
Bagaimana cara aku merasakannya,
Aku yang tak biarkan dirimu pergi
Dirimu yang bisa kendalikan hidupku
Pandangan-ku dan sebuah perspektif yang baru
Keluarga kecil-ku disini
Aku ingin memberitahu kalian
Temaram senja diakhiri seperti ini
Sebuah bahagia yang berikan senyuman
Keluh kesah mari kita berbagi
Waktu berlalu menjadi berarti
Kalian buatku merasa dicintai
Sebuah kenangan kini terjadi
Pastikan kita melewati pekan ini~
Bersama kalian kita sehat secara jasmani dan rohani
You guys made me feel good~
Thank you for the good mood.
Jayden's Poem
Dia memang seperti itu-
Terkadang menatap sinis, terkadang mem-bikin sebal
Tapi dia penuh cinta, dia penuh sifat ceria~
Mereka penuh cinta, mereka tahu mereka siapa
Mereka mengisi hari-hari diriku
Mereka tahu ceritaku, mereka paling tahu.
Terik matahari pagi, Terang yang menyengat
Seperti itulah mereka, sifat ceria yang menular
Walau terlihat galak yang kental
Tapi itu semua sebaliknya~
Tingkah konyol menyenangkan
Senyuman manis seperti gula-gula pasar malam.
Bersama mereka, aku kuat menjalani hari esok
Dengan mereka aku lebih mampu melangkah jauh
Aku siap mengejar impian impian yang tergantung
Aku jadi percaya, masih ada yang peduli terhadapku~
Biarkan matahari tetap di langit
Biarkan impian tetap tergantung di atas sana
Tanpa tekanan berarti kita menikmati hidup
Dengan suatu hal indah yang tetap bisa kita lihat dan jaga terus-menerus

Komentar
Posting Komentar