Mei #throwback
source: google images
Satu per satu hari terlewati,
Mei lalu, keadaan isu dalam diri ini mulai normal kembali, entah fake atau real, tapi gue sudah bisa tersadar kembali, entah itu ilusi atau realita, gue hanya fokus dan berusaha menikmatinya saja. Dan segala hal yang gue rencanakan untuk membuat karya-karya kecil sebagai penyembuhan diri mulai banyak tercipta dan aktif...
Fokus melakukan segala hal yang gue cintai, dan gue sudah bisa mengontrol diri gue sendiri, gue senang, sudah begitu saja sekiranya.
Pada dasarnya semua yang gue lakukan mungkin terfokus untuk menemukan diri gue sendiri secara utuh. Gue benar-benar peduli, bukan hanya ngaku-ngaku, gue hanya sosok yang ingin sadar dengan siapa gue sebenarnya.
Jurnal, catatan kecil, note di ponsel, screenshot ponsel, tak luput dari corat-coret agar menjadi rekam jejak tersendiri dan gue tak ingin kehilangan apapun dari situ.
Gue hanya ingin tenang, langkah kakiku sepertinya sangat tertuju kepada ketenangan rohani, terlalu menganalisa dan takut adalah hal yang kurang baik, gue paham akan hal itu, tapi gue berusaha tak tertekan dan berusaha meyakinkan diri bahwa ini semua adalah bagian dari proses. Jadi gue minta maaf jika ada yang secara sadar maupun tidak sadar telah gue lukai dirinya, gue tidak tahu, gue minta maaf.
Terlalu toleransi akan sesuatu terkadang jatuhnya malahan adalah intoleransi, dan semuanya adalah tentang persepsi dan kesadaran dimana ingin kita berdiri.
Semua hal sedang gue cari, memutus hubungan dengan ego-isme, tetap gue sadar manusia adalah tentang ego, gue terima, tapi disini yang gue inginkan adalah mencari cara untuk memperkecilkan hal itu.
Gue percaya semesta, kembali lagi dan tak ingin berubah. Takdir adalah kesekian tapi gue tak ingin menyangkal, Kesehatan mental terpenting, norma, moral dan kemanusiaan akan tetap gue rangkul agar kelak jika gue berhasil menemukan kebahagiaan tersendiri, gue tidak kehilangan jiwa sosial dan cinta makhluk hidup lainnya. Semua tentang memanusiakan manusia -Guru Ekonomi SMA gue yang gue lupa namanya, maaf pak.
Semoga bulan ini cepat ditemukan jodoh gue seputar gairah, tujuan dan kecintaan contohnya jalan menuju karya sastra, kesehatan jiwa dan rohani tetap aman, senyuman yang menyembuhkan, sejahtera inner-gue, Kebimbangan yang positif tidak apa-apa, vibes positif selalu menyertai gue, dan tetap percaya akan semesta.

Komentar
Posting Komentar