SEDIKIT SUDUT PANDANG: Antara Belgia dan Jepang di Piala Dunia 2018
Selasa, kemarin.
Tentang Timnas Belgia berhadapan dengan Samurai biru, Jepang.
Laga yang baru mulai gue tonton dari menit 60'
pas
itu gue surfing dan liat informasinya di google dengan ketikan 'world
cup', yang pas itu menunjukkan kalau Jepang sudah unggul 0-2 dari
Belgia. Jepang tampil berani, menyerang dan permainan yang ditampilkan
Jepang menunjukkan bahwa mereka bermain dengan nyaman dan tanpa beban,
dari sudut pandang kacamata gue.
Bukan berarti Belgia menjadi terpancing untuk nge-down, Belgia
tetap pada permainan biasa mereka. Tapi disini dari pertama gue tonton
dan amati, gue tertarik dengan cara bermain Jepang, entah mengapa
dipikiran gue langsung terimajinasikan pada suatu anime, Captain Tsubasa.
Bahkan
diawal diberitakan kalau Tribun suporter Jepang sempat ada poster besar
menggambarkan sosok Captain Tsubasa yang tujuan tersebut berguna untuk
membangkitkan semangat dan percaya diri para punggawa Timnas Jepang yang
sedang bertanding kala itu.
Permainan
Jepang yang mencolok dan termasuk cepat itu, cukup membuat gue ikut
membara. Belgia juga sempat kalang-kabut dibuat para pemain Jepang.
Sebenarnya
gue termasuk mendukung Belgia dan Jepang pada pertandingan ini. Belgia
karena disana ada Kevin De Bruyne sang pemain Manchester City dan Jepang yang menjadi satu-satunya wakil Asia yang lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2018.
Pertandingan yang ditunjukkan kedua tim tidak membosankan, mereka sangat sengit. terbukti juga dari possesion yang beda tipis dan fouls yang lumayan banyak.
Rostov
Arena, dimana pertandingan seru ini digelar. Menit mulai memasuki angka
69' dan gol itu terjadi. Momen yang muncul dari kemelut di kotak
penalti Jepang. Yang bermula dari tepisan kiper Jepang, bola mengarah ke
pemain Jepang dan Belgia yang coba saling merebut, yang berhasil
dimenangkan oleh pemain Belgia dan bola ditendang pemain Belgia
melambung dan mengarah ke Jan Vertonghen di arah lainnya. Jan yang
langsung menyundul bola itu melalui mencari posisi tepat dan bola
mengarah pelan ke arah sudut atas gawang Jepang. Gol pun terjadi dengan unik,
kiper Jepang gagal menghalau bola yang juga sedikit tinggi melambung
dan tak terduga.
Gue
yakin Jan merasa bingung namun bahagia pastinya, lima menit
berselang Belgia berhasil menyamakan kedudukan. Tepatnya menit 74', Kali
ini melalui crossing mulus dari Eden Hazard yang sebelumnya
berduel dengan Osako, penyerang dari Jepang yang sampai turun ke area
bertahan untuk menghalau Hazard. Eden yang berhasil melewati langsung
saja melakukan crossing dan bola tepat mengarah ke tengah yang ramai
oleh para pemain, Belgia melalui pemain Manchester United, Fellaini
dengan lompatan tinggi menyundul bola dengan tajam, gol terjadi dengan
indahnya.
Semua
gol barusan dari Belgia adalah gol yang sering gue tonton melalui
anime, Captain Tsubasa. Namun ironi, gol-gol indah itu malahan dibuat
oleh lawan Jepang itu sendiri.
Mimik
muka tegang dari pelatih Jepang, Akira Nishino. Seolah feeling hal buruk akan
menjadi kenyataan. Jepang tetap bermain menyerang dan tidak terpuruk,
masih ada momen momen dimana Jepang mengobrak-abrik pertahanan Belgia.
Salah satu yang menarik adalah dari Keisuke Honda, Honda yang menjadi
pemain pengganti masuk pada menit 81' menggantikan Haraguchi. Honda
membuat peluang indah itu yang berasal dari operan ciamik salah satu
pemain Jepang lainnya, Honda berlari dan langsung menendang bola namun
sayang sekali masih membentur tiang luar Belgia.
Menit memasuki masa injury-time.
Semua kesakitan itu dimulai dari serangan balik indah Belgia.
Sejarah tentang 90+4 itu gue yakin akan terukir.
Semua berawal dari.. De Gea..
Teruntuk Kevin..
serangan balik cepat..
terlampau cepat.
Kevin...
yang berlari dengan cepat..
terus saja..
dan umpan cantik ke kanan...
kanan, bola diumpan lagi..
segera menuju Lukaku.
segera menuju Lukaku.
Namun..
Lukaku tak menerimanya, dia menipu..
bola dia lewati...
bola bergulir saja,
disana ada Chadli..
dengan enaknya.. tendang...
dan gol..
Kiper Jepang itu tak sanggup menggapai.
gawang tertembus..
Detik akhir kelam untuk Samurai Biru.
Pertandingan dramatis di Piala Dunia 2018...
pertandingan ini akan menjadi sejarah..
sejarah tercipta...
Jepang harus pulang,
Jepang yang indah,
Jepang sang Samurai Biru,
Tsubasa dan kawan kawan harus pulang.
Visi 100 tahun JFA
masih dalam perjalanan
dan ini perjalanan yang sudah benar..
Tetap semangat, yosh!
source: google images.
Namun karena usaha dan kerja keras..
mereka...
mereka berhak pulang dengan kepala, mendongak.
Bangga.
Jepang tetap berhasil ciptakan..
permainan.. kenangan yang indah.
daya juang dan semangat para pemain,
sangat bisa menghibur para pemain ke-12
memukau mereka dengan pertunjukkan
yang sangat tidak membosankan.
Dan tidak lupa, selamat untuk Belgia!
Melaju terus dengan semangat
Respect untuk kedua Tim
Belgia dan Jepang!
source: google images.





Komentar
Posting Komentar