Kita ramah;
source: google images.
Pulang ke rumah,
Yang aku sebut rumah.
Tempat yang bisa memelukku erat...
Sejujurnya,
Seperti semi sehabis salju
Putih bersih menumpuk dedaunan
Aroma vanilla kini dimana-mana
Angin melingkari
Bukan tempat yang asing
Tanpa perlu mencari-cari
Perasaan yang tersimpan
Aku ingin ditemani tidur
Garis hidup selalu menentangku
Aku yang dilarang berharap
Sesiapun, kepada apapun.
Namun aku bisa saja salah
Karena ini semua tak berujung
Terlalu luas lautan disana
Orang-orang asing disini
Cerita simpel untuk esok hari
Kisah yang bisa diterima manusia lain
Kisah kasih sang penghibur luka lara
Aku, aku yang tak mengerti apapun.
Kemudian;
Kita ramah
Kita di-pertemukan
Kita saling menyembuhkan.
Atau bisa saja kamu yang menyembuh aku.

Komentar
Posting Komentar