Jennifer Murray

source: google images.


Dia pendatang,
Dia yang pertama kali tertidur.
Air muka pelindung
Seperti harapan pada kecupan
Di bawah atap, di bawah langit
Aku siap menopangnya;
Memberi cerita penutup luka
Harapan-awalan semuanya baru
Mencoba menerka, menghidupi yang tak ada

Seperti kisah semalam;
Sejuk citranya-
Kelam masa mudanya.

Warna rambutnya
seribu hiasan alisnya.

Kecintaan;
Tiada tara memelas luka
Wanita penghibur-ku
Bersahabat yang serupa
Dia yang percaya pada wanita lain
Begitu juga wanita lain, lainnya.
Mereka penuh pesona
Menghidupi hari, karir, cinta satu sama lain.

Satu cerita menuju cerita lain;
Warna biru tua tak lagi beracun
Bersamaan dan juga tak kusam
Bermata sinis & warna-warni terkaan
Tak bisa untuk buruk rupa
Dia yang manis tak terhingga-
Sehingga alunan sedap mendayu.

Menjadi manusia;
Seutuhnya.
Kepercayaan dan kejelian
Lucu-lucuan kehidupan
Dia mencoba mengerti segalanya-
Sesuatu yang tak ada,
Sesuatu yang tak punya batas.

Komentar

Postingan Populer