Dan juga kau

source: google images

Tak mampu berkata dan merasa kalah
Bukan yang terhebat untuk dibanggakan
Mungkin sebaiknya kita tak lagi bersama
Dan kaupun menjadi kehilangan terbesarku

Aku benci apa yang telah terjadi
Lagi lagi semua tentang nada cinta
Merasa seperti pecundang, 
Dan itu sungguh membuatku kesal

Mereka memberitahukan sesuatu,
Yang semestinya aku tak perlu tahu
Dan kini mereka menusukku sangat dalam
Dan membiarkan aku mati secara perlahan

Semua ini bersama waktu seolah menyudutkanku
Membakarku semakin parah dari semua yang terjadi
Dan kalimat tak ada kata menyerah itu menyengatku
Hanya pecundang biasa, merasa bodoh dan tragis

Kini tinggal aku bersama perasaan yang buta
Mengikuti alur bersama manusia lainnya
Yang menyapa dengan senyuman palsu
Menangis dalam kesendirian hati yang retak

Komentar

Postingan Populer