Kemilau aksi para penyanjung kata
Membenamkan diri di ilusi sendiri
Nikmat siang di rumah penuh sepi
Kemilau Mentari dari jeruji jendela
Mengintip-intip membentuk bayang
Menari-nari dalam genggaman bayangan
Panggung sang imajinasi dan iblis menyeruak
Seperti terkoyak penghianatan oleh diri sendiri
Terlatih diam dalam kenikmatan sesaat saja
Sosok diri yang seperti akan meledak
Hanya saja tertahan raga badan dan pikiran
Meledak mencipta warna-warni pemikiran
Yang tak pantas ada di bumi yang Indah ini
Semua adalah tak menarik dinikmati dini
Tak dipedulikan oleh manusia wajar lainnya
Namum berjuang sendiri menentu jalan ini
Aku hanya tak ingin dikendalikan siapa saja
Tinta hitam malam hari pun tertumpahkan lagi
Milik sang rembulan kepada para penikmatnya
Sang seniman, sang penyair dan pemimpi malam
Yang kemudian tersenyum dan melanjutkan cerita
Komentar
Posting Komentar