flossing {2}
source: google images.
entah berapa banyak kemarahan, entah apa yang tertimbun jadi kotor, tidak mudah bagi gue sendiri, kekecewaan yang jadinya menakuti diri gue sendiri, tidak benar juga, tapi itu yang gue rasakan, dengki dan benci membuat gue jadi tolol, menjadi bodoh menjalani hari-hari baik yang seharusnya gue mampu mewujudkan diri gue yang lebih gemilang.
akan ada hari ini semua usai, pergi dari ini semua, menjadi kenangan dan tidak ingin lagi seperti ini, jika tidak mungkin, mungkinkanlah satu diri yang lebih kuat, merasa kalah, merasa kesepian, merasa tak berharga, merasa kacau dan merasa tidak dibutuhkan, karma seperti apa yang telah menghampiri gue di masa ini dari masa lalu atau mungkin saja ini karma orang lain, karma orang tua.
tidak nyaman dan mati bagi gue, tidak buat orang lain tapi untuk diri sendiri, sejak tadi gue tantrum, hingga membuat gue ingin flossing secepat mungkin tapi kini lebih legaan, gue tahu ini hanya membuat dosa saja, marah-marah dan menggerutu ini yang gue butuhkan, banyak rasa amarah dan kekecewaan sejak dahulu itu, rasa sakit yang seharusnya tak dirasakan anak sekecil ini.
buah hati sendiri diperlakukan semena-mena, anak orang diangkat-angkat layaknya harta berharga, sampai akhirnya tak berani lagi meminta, menganggap dan berharap. pikiran sempit membuat gue sesak, luka hilir-mudik, disalahkan sudah seperti makan nasi dengan lauk angin, akan ada hari ini usai dan ini kemungkinan yang selalu gue doa-doakan.
tidak mendoakan yang terburuk, hanya ingin selesai dengan masa lalu, gue berhak bahagia, gue berhak lenggang, menjalani kehidupan yang sudah sulit dan suasana dunianya sendiri-sendiri, akan ada hari dimana ini selesai, akan ada hari gue pergi, hilang bak ditelan bumi, mungkin lebih baik terlupakan oleh kalian, mungkin juga ini yang mereka inginkan.
merasa mati sepanjang tahun ke tahun ini sangat menyakiti gue, gue tidak bisa maju lagi, hidup gue seolah berhenti dan lebih ke arah masa lalu, pecundang dan tak berharga, gue tidak mau, gue lelah dan diam terkadang lebih baik daripada merusak yang telah rusak, memperparah kerusakan yang seharusnya bukan gue yang harus merusaknya.
akan ada hari dimana luka-luka ini pulih, pulihnya tentu saja tidak berada di lingkungan ini, hanya orang-orang yang gue pilih nanti tentu saja jika mereka pantas dan mau, akan ada hari dimana dimana semena-mena ini berakhir, tipuan-tipuan menyakitkan ini hilang, akan ada hari gue suka senyum, pulih dan percaya diri.

Komentar
Posting Komentar