2024.
source: google images.
siapa sangka, tidak merayakan tahun baru dengan cara yang menakjubkan akan gue rasakan juga, ini pengalaman yang melelahkan sekaligus manis sekali, walaupun telah gue sudahi juga, namun ini setitik pengalaman indah untuk dikenang. buktinya, drain yang sudah dua hari tak kunjung hilang menjadi bukti terpatri indah di diri ini.
ini baik, gue pikir. semingguan gue terjun ke lapangan langsung, apa yang telah gue rasakan itu juga yang telah gue lihat, gue telah berusaha, mungkin ini juga menjadi bagian untuk masa depan, terlalu dini untuk menentukan hasil akhir, bukan? menceburkan diri ke hal-hal sebanyak apapun, mungkin akan kotor, mungkin akan sakit tapi ini menjadi amunisi yang baik untuk gue rakit sendiri.
gue berterimakasih kepada ayang gue, semoga kita langgeng, bertumbuh bareng, sharing suka duka bareng sampai tahun-tahun mendatang tiada henti, gue juga andalkan berdoa terus, berharap dan percaya, perlahan hari demi hari bertumbuh, tidak perlu berlari paksa ini trek panjang lari marathon, sehari satu sehari satu telah berguna sekali bagi alam raya kita sendiri.
gue banyak berlatih, serius dalam pertumbuhan, walaupun sering gagal di mata orang, mereka juga acap kali berikan sindir sindir bahwa gue mengulangi terus kesalahan yang sama atau parahnya menganggap gue hanya main-main, sakit. tapi gue harus bisa semangat terus, ini hidup gue, gue yang lebih mengerti, lagian, melakukan hal yang sama outputnya akan berbeda, percaya dirilah.
gue ingat, beberapa hari lalu pada akhir bulan, gue kira sudah cukup larut gue pulang soalnya rame, ternyata ekspektasi gue kurang, masih ada pekerjaan yang mengharuskan gue lebih lama lagi bertahan di gedung itu, sampai tengah tiga, ini membuat gue syok, tapi sekarang gue harus percaya ini pengalaman dan kenangan yang berharga.
drain ini tidak main-main, namun ini melatih gue menahan sakit lebih lagi, ga heran kok, di dunia ini di semesta ini mana sih yang ga sakit? kembali untuk tersenyum itu anugerah sekali. dan biasanya akan lebih manis dan terasa wise. tapi jika harus mengulangi sekali lagi, gue ga kuat, secara sadar melakukannya lagi gue ga akan mau.
potong rambut juga menjadi kenangan tersendiri, dua kali dalam sebulan berarti. menutup tahun dengan menutup fase dimana gue merubah karakter diri sendiri ini lagi, fine fine saja. semoga tahun ini gue lebih bertumbuh lagi dari tahun kemarin, berjalan bareng dengan ayang gue dengan sebaik-baiknya, gue tak berdaya jika tanpa pertolongan-Nya.

Komentar
Posting Komentar