December #throwback

source: google images.


 This is real, so real

Singkat namun padat itulah yang gue rasakan atas sudah berlalu-nya tahun 2020, sulit dan sukar telah gue dan kebanyakan manusia di bumi rasakan, pandemi seratus tahun kembali terjadi, penderitaan dan kesedihan sudah mem-bombardir masyarakat bumi, bukan main ngerinya, gue ingin doakan semoga ini cepat berlalu dan tetesan air mata akan jatuh ke tanah lalu menumbuhkan bunga harapan.

Cinta kasih dan luka adalah pengalaman yang sering kali disadari atau tidak disadari itu berkaitan, terkadang tulus timbul karena masa lalu kelam, sisi dunia begitu banyak, dunia luar tidak sama dengan dunia satu pihak makhluk lainnya, apa yang dirasakan dan apa yang dilakukan, konyol jika kita merasa tahu apa yang terjadi dengan yang lain, kalau begitu gue juga pernah konyol.

Gue ingin berharap sesuatu tetapi dalam waktu yang sama, gue juga tidak ingin berharap sesuatu dari sesuatu yang sedang gue harapkan tersebut, haha, jangan sampai pusing, sepertinya hanya gue yang memahami kalimat barusan, intinya gue ingin menabur harapan namun dengan tidak bergejolak untuk memanen buah harapan itu, tidak ingin berambisi.

Gue tidak tahu Semesta mau membawa gue kemana, gue masih muda, tidak tahu apa-apa, gue ingin belajar diam, lebih diam dari kemarin, lebih diam dari beberapa menit lalu, hidup tidak ada yang pasti, hanya kata "mungkin" yang cocok untuk mewakili realita tidak idealnya duniawi ini, ambisi melukai, disaat dimana kita mulai ingin pasrah disanalah Semesta akan bekerja, itu lucunya.

Kembali lagi dengan insomnia, bertahun-tahun sudah gue alami, merusak tubuh, merusak diri gue sendiri, kalah dan belum pernah menang, tapi ahli filsuf pernah bilang, jika ingin menang maka jangan pernah berusaha untuk mengalahkannya, berusahalah melepaskannya. Semoga tahun ini segala yang belum ada jawabannya, setelah selama ini, akan mulai terjawab satu per satu.

Jangan menertawakan kepercayaan orang lain, kita tidak tahu mana yang benar, jalani saja dengan beragamnya hal-hal yang ada di bumi ini, saling sharing boleh, saling beradu argumen boleh, tetapi berusahalah untuk tidak jadi berambisi dan tidak adil, jika terjadi yasudah, memang sulit untuk berimbang tapi jangan lupa untuk menyadarkan diri kembali, mungkin begitu.

2021, jangan lagi mengecoh kita, berilah suka-cita dari badai yang semoga lekas berlalu. Lebih banyak makan buah-buahan, lebih banyak makan asupan ilmu baru, lebih jaga kesehatan jiwa dan pikiran juga jasmani, lebih rajin berdoa, rajin beribadah, berusaha lebih bersosialisasi. Semoga diberikan kekuatan yang baik, lebih solid dan konsisten dalam melakukan sesuatu ya diri gue. 


Komentar

Postingan Populer