Bergumam-ria
source: google images.
Kota ini lagi dingin sekali,
Nikmat apa yang mau kudustakan...?
Seperti puisi indie kebanyakan
Yang ucap-ucap syukur penuh esensi
Indah-indah bosan-bosan pikir-pikir
Buku apa lagi yang akan kulahap?
Aku hanya takut tak ada lagi waktu
Kalau-kalau besok aku kembali mati
Mati dipelukan iblis tipu-muslihat
Yang lihai guyon sesuatu yang basi
Aku berpikir ingin jadi sastrawan
Tanpa pegangan buku lulusan
Tanpa gelar sarjana, tanpa jabatan
Tanpa kenalan, tanpa orang dalam
Mustahilnya nanti akan aku ambil kembali
Karena dalam pikiranku ini liar
Aku juga ingin jadi seniman
Seniman katanya, senja tahunya
Hanya butuh sarana
Saranannya yang apa adanya
Aku suka lingkaran semakin kecil
Ibarat orang-orang yang tak penting
Obrolan yang tak masuk dipikiranku
Gerak-gerik yang membuatku keringat dingin
Dan masalah yang tak lagi kuingin
Andai jalan awal bisa lebih baik
Mungkin kesulitan ini tak perlu adanya
Yah mau bagaimana lagi mau dikata
Karena individualistis jati dirinya
Jadinya yang lalu biarlah berlalu
Mungkin mengubah yang berlalu takkan lagi bisa
Mungkin tak bisa mungkin bisa mungkin tak bisa
Yang bisa yo kita lanjut jalan dan perbaiki di jalan
Karena lebih baik sesuai jalan yang tersedia
Karena kalau apa-apa uang tidak enak sama umat yang lain,
WOHOO

Komentar
Posting Komentar