Journal Film; SPIDER-MAN: ACROSS THE SPIDER-VERSE #ENSS

source: google images. cinema 21.



Film dengan imajinasi warna-warni 

Sebuah kutipan menarik yang gue ambil dari internet yakni generasi muda selalu dianggap masih muda atau dengan kata lain " masih kanak-kanak" oleh generasi tua karena mereka ingin selalu dianggap relevan, padahal itu masalah mereka sendiri, menyesuaikan atau tidak bisa menyesuaikan adalah tanggung jawab sendiri, daripada belajar untuk bertumbuh, mereka lebih suka pembenaran.

Dan itu perundungan dan menyebalkan...

Film ini mengingatkan gue akan kalimat itu, dan itu membuat gue sedih. Anak-anak muda sudah hidup sesuai zamannya. Namun generasi tua yang tidak mampu lagi atau kesulitan terkadang membuat mereka-mereka ini kesulitan dan kesepian tanpa ada yang mendukung dan itu membuat mereka mati sia-sia. Menyakitkan dan menyesakkan dada.

Yang dianggap aneh akan semakin aneh dan gelap di dalam hatinya. 

Perjuangan dan pengorbanan selalu diusahakan dalam kesendirian, Gwen yang punya jalan sendirinya, pada akhirnya memilih komunitasnya sendiri, Ia bersitegang dengan ayahnya, ada aturan main yang berbeda, sehingga mau tak mau ia memilih takdir dan jalannya sendiri. Tapi hal baiknya ia semakin menarik dan bertumbuh pesat.

Berpindah haluan, Spot, seorang ilmuan dari masa lalu yang juga ada kesalahan Miles, terus saja menyalahkan Miles atas kesalahannya di masa lalu. Belum lagi ada ketidakcocokan Miles dengan orang tuanya, dari pilihan pendidikan dan kesukaan masing-masing dengan dalih "yang terbaik untuk anaknya", tapi sudah waktunya kita perlu mengikuti perkembangan zaman.

Spot adalah kehancuran yang perlu di selesaikan, anomali yang perlu di tuntaskan, sebenarnya semakin alur berjalan, Miles sendiri adalah anomali, masalah semakin dalam, yang dari sebelumnya, ia menerobos masuk misi yang bukan miliknya, dan membuat semua semakin kacau balau. Gwen sangat disalahkan oleh komunitasnya, namun kisah perlu untuk berjalan.

Gue menyukai desain yang ditampikan penuh dengan seni jalanan yang indah, namun perlahan membuat gue pusing sendiri, terlalu cepat langkah dan adegan yang berjalan, tidak ada yang gue mengerti selain sudut pandang sendiri. Komedi-komedi disini sangat menyenangkan, tren hingga tragedi menjadi warna tersendiri.

Ada partikel dimensi di dalamnya, yang rupanya Miles menggeser batu semesta lain yang ternyata itu tidak di perbolehkan, ia pun di panggil oleh pemimpin tertinggi yang mengurusi golongan mereka, Miguel O'hara, penjaga multi-semesta. Menurut penjelasannya, apa yang barusan dilakukan Miles adalah kesalahan besar, dan itu malahan membuat Miles membangkang.

Alur yang bisa gue tangkap kemana arahnya, namun tetap membuat gue pusing sendiri. Miles dikejar-kejar oleh ratusan hingga ribuan pahlawan super yang mirip dirinya, demi membuatnya tidak merubah takdir yang sudah berjalan semestinya, jika gagal, kemungkinan kerusakan dan kehancuran akan sangat besar sekali.

JOURNAL

Ini menyenangkan, bahkan dari awal, suasana membuat gue merasakan naik-turun, klimaks menuju akhir yang menciptakan ketegangan tersendiri, namun menyenangkan dari segi kesenian maupun lelucon ala internet. Mereka sungguh menghargai meme mengenai mereka, semua disuguhkan secara besar-besaran.

Dari segi naskah bagi gue ini cukup dramatis dan berkualitas, imajinasi yang diluar batas seperti pertarungan hingga kehidupan tokoh di film ini. Siapa sangka, yang bagi gue tidak mengikuti komiknya maupun semua produk-produk dari bisnis film ini, tetap membuat gue bisa menikmatinya dan merasa tertarik. 

Namun menjelang akhir sampai di akhir film semuanya menjadi klimaks dan menegangkan, dalam konotasi yang positif, menjadikannya penutupan yang bagus dan berkesan, namun ternyata secara keseluruhannya ini belum selesai, masih akan ada lanjutannya, paling tidak sebelum berakhirnya film, mereka mampu membuat penonton ingin kembali menunggu kisahnya.

CONCLUSION

Gue dengan meyakinkan bilang, gue menyukai seni yang ditampilkan, ini nilai jual yang tiada taranya, suasana mengenai brandingan tokoh pahlawan super ini sangat lekat dan semakin lekat. Film ini sungguh keren sekali, desain animasi dan penulisan bisa juga berbanding lurus. Adegan aksi dan sesuatu mengenai multi-semesta digambarkan dengan cukup tebal.

Pemilihan musik dan nada yang cocok semakin membuat film ini keren sekali. Suara-suara yang mempertebal setiap tokohnya maupun kisah yang ingin disuguhkan. Sampai sekarang saja rasanya gue ingin mencari lagu-lagu tersebut di Spotify atau Youtube Music untuk gue nikmati dan rasakan sendiri sekaligus menghidupkan imajinasi sendiri menjadi nyata.

Penilaian sentimental pribadi: 7/10.



Metro Boomin, NAV, A Boogie Wit Da Hoodie & Swae Lee - Calling

Komentar

Postingan Populer