Journal Film; ONE PIECE EP. 769 #ENSS
source: google images.
belum sempat menonton film, maka gue ingin mengangkat tentang One Piece ini.
Di episode kali ini para kru Topi Jerami masih berada di Zou, setelah melalui kekacauan besar di pulau ini dan pulau sebelumnya Dressrosa. Kejadian-kejadian masih terus saja mengalir, seperti hujan buatan oleh sangat gajah purba, pulau itu sendiri. Para kru juga sedang mengunjungi para pemimpin yang ternyata ada dua kepala suku, anjing dan kucing yang kuat.
Kesetiaan dari pada penduduk suku Mink membuat gue cukup terharu, sebab mereka rela kota yang menjadi tempat tinggal bahkan sebuah kota penuh sejarah itu hancur demi melindung teman lama mereka, seorang ninja dari negeri Wano, satu per satu rahasia terkuak, semua orang punya rahasianya sendiri, namun integritas kesetiaan akan di uji sampai waktunya tiba untuk dikuak.
Para kru mugiwara kecuali Sanji yang telah pergi meninggalkan mereka demi menyelesaikan tanggung jawab dan menyelesaikan urusan dari masa lalunya itu. Para kru ditemani rekan rekanya dari suku Mink dan para samurai dari negeri Wano untuk bertemu seorang ninja yang juga dari negeri Wano yang dikurung di suatu goa di Zou.
Tentulah para kru Mugiwara sangat menentukan momen ini, mereka penasaran akan seperti apa ninja tersebut, sesuaikah dengan imajinasi mereka, namun ternyata ninja tersebut di luar dugaan mereka semua, mereka yang murung sekaligus berusaha untuk mengetahui apa rahasia kekuatan dari Raizo si ninja kabut, yang pada akhirnya di tunjukkan juga olehnya.
Namun di sisi lain, Robin melihat ada sebuah Poneglyph yang berbeda, batu merah yang membuatnya berpikir ulang, mencari informasi mengenai itu, namun selama ini ia hanya menjumpai Poneglyph yang biasa, tidak pernah ada yang berwarna sama dengan yang satu itu. menurut penjelasan sang tetua adat sekitar, ini adalah batu merah yang penuh rahasia.
Setelah Robin membacakan isinya yang telah diizinkan oleh sang tetua adat, Inuarashi, ini adalah jalan menuju One Piece, tidak main-main, namun di dunia ini ada total empat "Road Poneglyph", jadi masih akan ada tiga buah batu besar merah lagi, perjalanan yang akan semakin membuat para kru tertantang dan semangat.
Setelahnya, para kru bagian tugas komedi terus saja tertegun dengan sang ninja yang semakin membuat sang ninja kewalahan ,mereka berjalan melihat pada kota di bawahnya dari atas tebing tinggi, hancur hati dan bersedih melihat kota tersebut luluh-lantah, ia marah karena tidak bisa membantu apa-apa, episode selanjutnya akan semakin menarik bagi gue.
JOURNAL
Adegan kali ini seperti check point, bagi gue ini tanah pijakan yang baik atas apa yang menjadi garis besar dari keseluruhan acara One Piece, ditemukannya Road Poneglyph adalah sesuatu yang di atas rata-rata, kepergian Sanji di episode berlalu dan juga hubungan antar suku Mink dengan negara Wano yang menarik gue nantikan akan seperti apa.
Penemuan dan banyak rahasia yang perlahan terkuak disini juga menjadi salah satu alasannya, tentu saja dengan adegan adegan kocak nan jenaka yang selalu gue nantikan selain saat momen momen serius yang menegangkan, tidak seperti saat di pulau langit yang penuh akan hal jenaka, namun arc Zou sudah cukup menyenangkan bagi gue.
CONCLUSION
Ini bagus, episode ini membuat gue mau menunggu seperti apa episode selanjutnya, apakah banyak rahasia yang akan terkuak, ini menyenangkan, selain kepergian Sanji yang selain dari keterharuan namun itu berarti masa-masa yang menakjubkan akan segera tiba, seperti di Zou saja sebenarnya karakter yang diperlihatkan cukup membuat gue menyukai arc Zou ini.
Penjelasan tentang masa lalu Robin saat mengenai masa lalunya juga memberi kesan tersendiri, seperti akan segera datang dan diceritakan masa lalau dari Inuarashi dan Nekomamushi, yang selip-selip gue sudah pernah melihatnya di internet, tidak ada pertarungan di episode kali ini, yang perjalanan menemukan orang, pulau dan jawaban.
Penilaian sentimental pribadi: 7/10

Komentar
Posting Komentar