anjing ini kunamai jack

source: google images.


Sore ini aku menghampiri kopitiam bibiku. Terlihat pengunjung di waktu itu ada satu orang, bapak-bapak paruh-baya sedang menikmati secangkir kopi susu panasnya, kiranya ia baru saja pulang kantor.

Aku mengobrol dengan bibiku seputar hari ini di kopitiam, semua berjalan selancar biasanya, di meja makan keluarga ada kue apem hijau buatan bibi siang tadi dan tante menyuruhku untuk memakannya, dengan lahap aku menyantapnya karena enak sekali. Tidak lupa, aku menyapa pamanku juga, ia terlihat sedang menonton berita luar negeri di televisi.

Aku menenteng tas sembari celingak-celinguk bermaksud melihat ke sekitar, aku izin dengan bibi untuk keluar sebentar memutuskan menyusuri barisan ruko-ruko ini, sore ini nyaman sekali rasanya, sesinar mentari terbenam begitu jingga dan terik, namun karena sudah sore ia terasa begitu sejuk dan dingin.

Disaat sedang asyik berjalan sembari melihat ke arah langit untuk menatap mentari itu, tiba tiba dalam lamunan aku dikejutkan oleh seekor anak anjing yang menggonggong pelan, seolah menyuruhku mengikutinya, seraya ia berlari pelan menuntun dan sesekali menoleh padaku apakah aku masih mengikutinya.

Ia terus saja berlari menuntun jalanan yang mulai sepi orang, kurang lebih lima sampai enam menit, ia berhenti di suatu ruko, ketika aku melihat bangunan itu, aku merasa asing. Ruko itu adalah sebuah usaha toko pakaian formal dan ada sebuah kursus bahasa inggris di bagian atasnya, saat aku masuk ke dalam ruko tersebut aku melihat ada orang yang sepertinya pemiliknya.
  Namun saat aku berniat menyapa untuk memberi salam dan tanda izin, namun orang itu secara kebetulan sedang masuk ke dalam toilet jadinya situasiku saat itu menjadi sedikit canggung, seekor anjing itu pun sudah berlari menaiki anak tangga menuju ke atas ruko itu, mungkin ini memang rumah dari anak anjing itu, pikirku.

Situasi jadi semakin canggung buatku. Dan setelah berdiam diri beberapa detik aku memutuskan untuk keluar saja dari toko tersebut, baru beberapa langkah keluar dari ruko tersebut, sekilas aku sempat menoleh ke belakang sebentar, tak disangka, lagi-lagi, anak anjing itu juga seperti sedang bergegas berlari ingin meraihku kembali.

Spontan aku langsung mencoba melarikan diri, entah kenapa aku merasa kaget, anjing itu mengejar namun terlihat bukan ingin menerkam namun terlihat sumringah seperti ingin diajak bermain, aku semakin berlari berniat ingin menghilang dari pandangan si anak anjing itu, aku berlari cukup kencang namun anak anjing juga berlari lumayan mengimbangi.

Aku mencari jalan jalan yang terpisah berusaha mengecoh, namun masih terlihat sekilas ia masih mampu untuk mengejar, aku berlari melewati jalan disamping sebuah anak sungai, ada suatu jembatan jalan yang membelah sungai itu dan aku menggunakannya untuk berbelok dan mengecoh, namun jalan itu mengarah ke sebuah lorong yang seperti hutan, aku terus berlari dan terus saja berlari. Dan..

Dan.. Dan..

Sesuatu itu pun terjadi...

Selamat tinggal... bersambung (mungkin).  

Komentar

Postingan Populer