Prosedur penyelamatan saat kondisi darurat #1
source: google images.
Pesan darurat kepada semua pihak berwajib yang terkait, dalam waktu yang sesingkat mungkin, sandera-sandera itu, sekitar ada milyaran jumlahnya bahkan lebih, akan dipaksa untuk diperjuangkan haknya bagaimanapun caranya, bagaimanapun sulit proses penyelamatannya nanti, bagaimanapun semua-semua kemungkinannya, berat sekalipun akan diperjuangkan keselamatannya.
satu lebih baik daripada tidak sama sekali...
Sudah waktunya, sudah terlalu lama, sudah melemah. Awal masa baru, di musim gugur sesuai penanggalan sebuah negara cantik Asia Timur. Semua sandera itu akan diselamatkan satu per satu, segala bentuk keliru masih bisa ditoleransi tapi tidak main-main, sebab kebebasan nyata adanya bahkan untuk pejuang, hati yang tak tampak, tapi hati yang merasa.
Permainan ini akan dimulai sebab sebagai bentuk latihan, kuat untuk spritual, fokus untuk jiwa, biarlah yang dianggap kosong padahal hanya penuh sampah itu perlahan bersih, perlahan diperbaiki kembali, satu per satu, hari per hati, bulan per bulan, tahun per tahun. Dari diri sendiri untuk diri sendiri, tiada yang tahu dan memang, tiada yang perlu tahu.
Tidak tahu apapun hasilnya nanti, maka terjadilah. Asal tetap buat semuanya kuat, sabar dan tahan, Yang dari Semesta adalah yang terbaik, kita hanya perlu terbiasa. Racun menyelinap seperti rumput yang mengakar tanah di taman besar di padang rumput di perbukitan, tidak tampak adanya air terjun, berarti ia masih jauh, sejauh mata tak tahu ia dimana.
Jika tidak berhasil, berarti akan jadi pengingat, sangat kuat menembus, seperti paku yang dihajar palu ke dalam daging kayu, tapi ia harus selesai, menyesal semakin kuat, maka penderitaan semakin dalam, melangkah maju tanpa melihat ke belakang adalah aturan, masalahnya apa diri ini sanggup tahan? Jujur sudah tidak tahu lagi, biarlah menunggu saja masa depan datang.
Bebas itu sendiri apa? apa batasannya? sebab ia harus ada batasan, jika tidak, maka ia sebenarnya penjara.
Bebas sesungguhnya ada di sana, tapi jika kamu sudah menemukan jawabannya menurut kamu, sudah cukup itu saja, boleh masih boleh dicari sebagai kepastian, tapi jika hatimu tahu kamu sudah terlalu jauh masih mencari maka berhentilah, sebab yang mulai kamu cari adalah bebas menurut ideal, padahal ideal tidak boleh terjamah oleh kita manusia, biarlah ia tetap jauh disana, tempat sempurna dan suci.
Mari kita lihat awal harapan itu, jika lancar semua bertumbuh, jika gagal satu dan dua juga bertumbuh, jika gagal semua, ia juga bertumbuh, lubang lubang itu adalah bebas, tinggal memilih asalkan jujur tapi sudah pasti apapun yang terjadi bahkan itu adalah gagal yang disengaja, itu tetap kejujuran, sebab itu adalah kebutuhan yang waktu itu kamu inginkan, jalankan saja.

Komentar
Posting Komentar