bel pulang sekolah swasta.

source: google images.


aku memutar lagu itu
dan bedebah diriku
semua kenangan dulu
kembali terulang.

mungkin hari tak ingin ditebak
ia ingin menjadi si jahil
kerjai semua orang
tak mau dilihat
tak mau bertemu
tak mau disapa
tak mau berkenalan.

kesakitan ini hinggap
seperti kupu-kupu
dengan sayap transparan
pada bongkah kayu rumah lama
sendiri
kesepian
entah rumah
entah kupu-kupu.

luka yang sengaja aku ciptakan
di tubuh
beralih pandangan mata dari hati
menahan rasa
agar mampu kembali bernafas
walau tak lega.

diam kadang adalah jawaban
ketika bibir telah lelah mengatakan
biarkan mimpi itu terwujud
dalam sepi dan tidak diketahui

semua aku tuang disini
walau pengganti pena dan kertas
mungkin
aku sudah lupa menulis dengan pena
dan kertas layaknya orang asing
seperti aku yang lama
yang padahal masih layak diselamatkan.

tas sekolah di pundak
berisikan penuh buku sejarah
sejarah bangsa
sejarah realita
sejarah patah-hati
sejarah angan-angan
sejarah amarah.

perasaan mutlak
jika ia disentuh
ia dilawan
lihat saja
jika kau tidak mati besok
maka lusa.

sebab kekasih-kekasihku dari masa lalu
banyak mengajarkanku sesuatu
walau mereka sendiri tak menyadari
kalau telah mengajari seorang pria baik
yang sudah tak baik
namun selalu akan belajar
mengarungi samudera 
yang tak pernah ia ikhlaskan.
yang tak pernah ia coba terima.
sebab ini semua
yang tak pernah ia akan mengerti.

Komentar

Postingan Populer