Sekawan
source: google images
Sahabat lahir
Baik-baiklah disana
Bunga hadiah semesta kepada diriku
Pelipur laraku, pe-merhatiku
Seberapa jauh umurku di atas dirimu
Aku juga banyak bersalah padamu
Aku tak begitu baik, aku tak sempurna
Intinya terima kasih, terima kasih banyak
Pendengar keluh kesahku, cahaya jalan remangku
Baik baiklah, berdamailah dengan masa lalumu, apapun..
Tak mudah, tak apa.
Aku yang berdosa ini, bersyukur adanya kamu,
Semoga sukses, kelak.
Sampai nanti, sampai kita bertemu lagi.
Mungkin setulus itu
Aku ingin berhenti,
Bagaimanapun juga aku masih punya dosa
Kepadamu, kepada masa lalumu
Kita sedari kecil bersama
Bagaimanapun aku bersalah padamu
Ada yang berbeda itu pasti
Pada akhirnya,
Aku dengan tulus me-minta maaf
Maaf dengan dosa yang aku telah tanam
Sepaham
Giliran dirimu, sobat.
Kamu yah..
Maaf banyak menuntut.
Maaf tak pernah bersyukur
Maaf juga sering menyalahkan egomu.
Aku yang kesulitan memang.
Membiasakan apapun disini,
Disitu, di jalan dimana aku sering tenggelam.
Bagaimana-pun kamu terbaik.
Kamu dan jalan pikiranmu
Hebat, aku mendukung.
Aku bukan siapa-siapa
Tapi kalian, kita sekawan.
Semoga tak terpisahkan.
Aku bersyukur punya kalian-
Disini, disitu dimana untuk berbagi rasa.

Komentar
Posting Komentar