Jasmani

source: google images

Gumamku seorang diri
Melambai-lambaikan tangan
Berteriak-teriak tak jelas
Tertawa menangis menatap terlalu jauh

Kali ini
Kupandangi tubuhku sendiri
Per-sekian detik aku mulai tersadar
Aku telah jatuh cinta oleh karenanya

Ketikan-ketikan kata yang panjang
Kemudian aku mulai menghapus-nya
Terlalu kuat membuka dan telanjang
Sama mengerikan-nya, sama menyakitkan-nya

Teguh hatiku kali ini, semoga
Jangan gugup seperti realita sedia kala
Aku kuat, aku kuat, coba tahan sekian menit
Jangan pada akhirnya terlalu jauh dari jalur...

Bintik-bintik merona petanda cinta
Luar pesona, dalam depresi?
Cinta se-menakjubkan itu?
Kau bercanda, kau jangan berani menyaingi aku?!

Kini semakin kesini
Bergetar tak karuan, aku hanya khawatir-
Apakah ini petanda cinta atau petanda kesakitan?
Ah~ tidaklah dua hal itu sama saja

Jasmani kian kian, menjerit tak karuan
Kadangkala terdiam seperti ingin meledakkan diri
Sorot-sorot pemerhati sepertinya menakuti-nya
Oh langit berkati aku selalu...

Sayang... sayang sekali...
Aku terlalu banyak menahan diri
Hanya takut... takut terlalu telanjang
Juga... takut terlalu berdosa.

Sayang sekali...

Komentar

Postingan Populer