January #throwback



Matahari sudah di penghujung petang
Seperti senyuman yang tak lagi sama
Dan untuk luka, jangan jadi penghalang
Karena masa depan ada di depan sana

Yang sudah terjadi, terjadilah. Sekalipun sulit untuk menerima dan kadangkala kita selalu nyaris terbunuh dan terlampaui batasan-batasan sebagai makhluk hidup yang tinggal di dunia ini. Aku suka kesendirian, namun sungguh aku juga bisa lemah, lemah karena dituntut ambisi sang kebencian yang tidak senang dengan kesendirian ini.

Lepaskan aku, jangan belenggu aku disini. Aku dirampas sampai bertekuk lutut agar tidak menjadi diri sendiri dan membuat aku menyalahkan diri sendiri, kejam yang menyakitkan. Aku dipaksa untuk memohon untuk hakku sendiri. Seperti aku harus membeli dan memohon iba pada hasil panenku sendiri. Aku kehilangan diriku sendiri.

Curhatan isi hati yang sulit tertuang. Aku hanya ingin hidup dan menjalani hari-hariku di bumi dengan tenang karena aku juga belum tau aku kan berada dimana kelak, di surga atau di neraka (?) kelak. 

Apakah aku tak berhak atas hidupku sendiri?

Aku minta maaf..

pada siapa?

Aku tidak tahu.

Untuk orang lain? mungkin kurang tepat. Untuk diri sendiri? mungkin seharusnya begitu.


Aku serius dengan hal ini. Mungkin bagimu tak apa, tapi buatku?
Aku ingin ada yang memberiku kertas kosong yang baru dan setelah itu, pergi menghilang jauh dari orang-orang. sekali lagi, aku minta maaf.

Bukan kepadamu mungkin...

Aku punya jalan hidup sendiri. Namun disisi lain, hargai aku yang punya rasa iba yang kuat karena sudah terbiasa dengan hal itu selama bertahun-tahun. Jika kamu simpati dan empati bantu aku untuk pura-pura kamu tidak tau rasa iba yang aku miliki. Aku tak bisa hidup seolah di posisi setengah sadar saat sedang di hipnotis.

Ini semua menjadi perlambang bulan Januari, mungkin lebih jauh lagi dari setelah bulan itu. Aku ingin lepas dari segalanya, aku ingin menjalani hidup layaknya manusia. Aku tak ingin hidup seperti layaknya wujud sesosok Frankenstein, aku mohon.

Aku hanya bisa berdoa dan berusaha agar tak berharap begitu berlebihan lagi, karena ketika sulit untuk menjadi terkabul maka sakitnya ampun-ampunan. Aku berharap, bulan baru ini dan kedepannya, aku sehat dan diberi kekuatan lebih lagi untuk menghadapi semuanya.

Mungkin sedikit lagi, semakin sejahtera dalam menggapi hal positif dan bisa lebih lepas dalam sebuah makna "senyum tulus"

Now playing "White Shoes & The Couple Company  - Kisah Dari Selatan Jakarta"

Komentar

Postingan Populer