puisi untuk jalan berlubang

Source: pexels. Road.


di kota ini

semua sibuk

menari dan

menari


yang aku heran

mereka semua sabar

padahal terik

menggerogoti tubuh


walau setapak

demi setapak

diperbaiki

pemerintah daerah


tetap saja 

ngaget

disini berlimpah

emas dan pundi-pundi


tapi itulah

jenderal perang

dan ketua-ketua

berbelok arah


besok lagi 

aku ketemu kamu

ban saya kempes

di gigit tikus


bahkan aspal 

juga jebol

ditembak

kerikil tadi

Komentar

Postingan Populer