March #throwback

source: google images. The Fact Site.


Gue telah melakukan sesuatu, menemui tabib yang tepat sebabnya gue perlu bantuan, terimakasih atas Tuhan Alam Semesta, kekasih hati dan diri sendiri untuk semua ini, gue terus berusaha yang terbaik, tidak, tidak perlu jadi yang terbaik, tetap melangkah maju, percaya dan perlahan, ini sudah membuat gue lebih baik, gue berjalan sekiranya belum mampu untuk berlari.

Mungkin sebagai manusia gue jauh dari kata baik, tapi perbaikan diri, minta maaf dan terus bertumbuh dengan cara niat telah menjadi sesuatu hal yang gue lakukan saat ini, maaf jika sangat tidak sempurna, tapi terima kasih sekali lagi untuk diri sendiri, masih mau berjuang hingga saat ini, ketakutan dan kecemasan yang semena-mena perlahan akan pulih dan gue mempercayainya.

Mungkin bulan tidak selalu terang setiap malam, seperti buah harapan yang tak selalu tampak setiap harinya, sulit, tapi mungkin memang untuk terus berjalan adalah tugas gue sebagai manusia, berdoa gue juga belum sempurna, hati juga belum sepenuhnya, maaf, gue akan berusaha terus dan berdamai dengan diri sendiri juga sesuatu yang krusial untuk gue terus melatihnya setiap hari.

Esok belum tentu indah, esok bisa jadi hujan lebat dan tugas gue sendiri adalah berada di hujan itu dan merasakan basahnya dan dingin yang beku, menikmati lumpur di tanah, baju yang kuyup setelah itu makan obat supaya engga demam, tetap akan ada moralnya tersendiri, memperbanyak momen untuk melahirnya pengalaman-pengalaman berharga.

Bulan lalu sungguh ajaib, urutannya lupa seperti apa, tapi yang paling gue ingat adalah, langkah kaki gue untuk menemui sang tabib dan mencari pertolongan, dengan bantuan pil ajaib sembari gue menyadari apa-apa saja yang perlu diperhatikan, karena indera yang tumpul mampu membuat hati lebih bisa punya daya akal.

Maafkan dosa-dosa diri ini yang telah tertumpuk dari masa lalu, gue menyadari banyak melukai orang lain, mungkin sekarang ini karma berbuah untuk mengajari gue, sakit, mau tak mau harus gue rasakan, di fase lainnya gue mengerti, sebenarnya dendam tiada guna, tapi sakit tetaplah sakit, dua pandangan yang berbeda sangat mungkin terjadi di kehidupan ini.

Semoga esok hari gue bisa semangat lagi, memperbaiki yang perlu gue perbaiki, takut terus hanyalah melelahkan, membiarkan segala sesuatu terjadi dengan apa adanya adalah yang terbaik, tapi tetap sulit jika gue pikir pikir lagi, tapi gue mesti bisa menguasai diri, yang terjadi di dunia ini tetap ada alasan dibaliknya, percaya saja.

Komentar

Postingan Populer