Jurnal Film; WONKA #ENSS

source: google images.


Melirik film ini sudah cukup menggoda buat gue, kesampaian menonton Wonka itu saat sepupu ngajak buat nonton bareng, mungkin sedikit menyisakan ekspektasi, namun gue tetap merasa yakin Wonka akan sangat menyenangkan, penuh akan kenikmatan cokelat duniawi. Sepertinya ekspektasi gue akan terbayarkan atau bahkan lebih dari itu.

Willy Wonka yang sudah melaut sejak kecil, kembali pulang ke daratan, penyampaiannya menarik sudah tentu menyanyi sebab film ini ternyata drama musikal, betul bukan? Film ini sudah melebihi ekspektasi gue, soalnya gue pribadi menyukai sekali film drama musikal, Willy Wonka dengan kepribadian yang menyenangkan dan penuh humor semakin menambah daya tarik.

Kali ini sepertinya menceritakan Willy Wonka sejak masa-masa awalnya, entah saling berhubungan atau tidak, kali ini ia digambarkan sebagai sosok yang polos dan menyenangkan, hingga sering kali ia mudah di tipu oleh orang asing, sampai di titik yang membawanya kepada hambatan penting yang mungkin menuju takdirnya sendiri.

Ia bertemu teman-teman di penginapan ini, menjadi korban kelicikan sang pemilik penginapan, tapi ia dengan kepribadian optimis dan semangat itu, tidak membuatnya berhenti, walau ia mungkin juga merasa hambatan di depan tidak akan menjadi mudah, ia hanya menjalaninya dan fokus dengan apa yang menjadi awal tujuannya. 

Ia seperti seorang filsuf, ilmuwan jenius dan penyihir bergabung menjadi satu pada bisnis cokelat yang menjadi impiannya selama ini, di hatinya selalu ada ibunya, mimpi yang ia bentuk tentu ada campur tangan dan senyum dari ibunya. Cokelat manis yang ia ciptakan menggiurkan gue yang menikmati sepanjang adegan film ini.

Tentu gue sudah menyiapkan donat, popcorn dan teh lemon, karena gue tau film ini akan menggiurkan gue, benar saja, semua cokelat ini sungguh menawankan mata, seperti mimpi yang menjadi kenyataan, ia sangat bersenang-senang dengan apa yang ia lakukan, namun yang kita tahu, setiap impian yang besar akan ada juga hambatan yang sama besarnya.

Kartel cokelat yang menjadi halangan itu, sungguh mengacaukan Wonka, walau ia optimis namun kerusakan itu cukup nyata buat dirinya, Segala usaha yang ia inginkan hampir saja sirna, namun juga selalu akan ada harapan kecil yang tak terbayangkan yang tentu saja menolongnya di detik-detik terakhir. Apakah ia akan mencapai mimpinya?

JOURNAL

Drama musikal ini, bagi gue sangat menyenangkan, semua suara merdu dan tarian hingga gerak tubuh yang teatrikal ini, menyenangkan sekali untuk di tonton, konflik pada alur yang mungkin saja mudah di tebak, tidak menyurutkan segala sihir dan hiburan yang disuguhkan dengan penuh suka-ria, segalanya terasa menghibur dan lucu.

Wonka di sini, sebenarnya cukup unik, di balik humor dan semangatnya itu, ada rahasia dan sosok tidak dikenal dalam Wonka, bukan karena kurang lengkap sisi dari Wonka namun saja, ia seperti sedang melakukan pengembaraan di kota baru dengan segudang pengalaman yang menarik dan bijak, ia sudah seperti seorang asing penuh rahasia.

Gue menyukai setiap adegan ini, konflik kecil-kecilan yang mempunyai daya tarik sendiri, seperti sedang menonton pentas teater yang lebih modern, mimik muka akting para aktor mungkin bisa lebih baik lagi, namun secara keseluruhan, film ini patut diacungi jempol, film hiburan akhir tahun, tepat sekali mencari momen liburan natal.  

CONCLUSION

Sudah pasti semua lagu di film ini adalah karya bagus, menyenangkan sudah pasti, menyesuaikan dan menggambarkan dengan detil untuk setiap adegan yang ingin ditunjukkan, lagu yang terkadang menggantikan dialog juga membuat gue merasa senang, tergambar jelas di wajahku setiap adega-adegan ini muncul.

Dari pewarnaan yang ditonjolkan pada film Wonka juga gue sangat menyukainya, semua terasa negeri dongeng, batas antara realita dan impian selalu saja membahagiakan gue, sudah seperti sedang menonton drama teater di taman bermain Dufan, anak-anak tertawa lucu, ibu-ibu stressnya luntur dan lagu tema taman impian sembari menghipnotis para pengunjungnya.

Beberapa bintang yang mungkin gue tahu seperti Rowan Atkinson dan Keegan-Michael Key menjadi daya tarik lebih buat gue tersendiri, humor menjadi semakin tebal, perasaan senang ikut menyertai, dan satu hal yang baru gue sadari adalah setiap tokoh di film ini mempunyai kemampuan khas pembedanya masing-masing dan itu menjadi spotlight dari gue untuk Wonka.

Penilaian sentimental pribadi: 8.5/10


T. Chalamet - Pure Imagination (Wonka Soundtrack)

Komentar

Postingan Populer