menulis jurnal tak pernah tak semenyenangkan itu.

source: google images. trip on the road bike.


ke pantai kemarin sesungguhnya menyenangkan, selanjutnya destinasi seperti ini akan jadi tujuan favorit gue, menyendiri dan bengong adalah kegiatan favorit diri ini sendiri, walaupun es kelapa kurang mantap, tapi secara objek dan proses perjalanannya gue suka banget, anteng saja sendiri dan selalu menyenangkan hal-hal seperti ini.

selepas itu gue dan adik menyambangi studio gamplong, sudah sore jadi tidak begitu panas, semilir angin yang menyejukkan hati mengimbangi lokasi syuting yang tak kalah menyenangkannya, spot foto yang ideal, kami membayar untuk masuk di salah satu gedung yang diluar dugaan bagusnya bagus sekali, benda-benda disana seolah sudah ideal sekali peletakannya.

hujan juga telah turun dengan efek suara seperti sedang berada di pantai dengan air jeruk nipis dingin rasanya, langit juga sendu-sendu ala pertemanan, gue menulis ini di angkringan susu murni dekat kontrakan dengan segelas susu kopi, yang campurannya enak juga, rupanya kopi tercampur dengan susu murni rasanya nyaman sekali.

hujan turun sudah waktunya, soalnya tempat yang ingin gue kunjungi, semua tanah dan rumputnya sudah mati, gersang dan kesian. sayangnya pantai yang gue datangi kemarin, lebih tepatnya laguna depok, tidak bisa gue sebut pantai soalnya batu semua pinggirannya, rumput yang rencananya ingin gue tiduri eh malah tidak bisa.

air yang surut juga membuatnya jadi sama kesiannya rasanya, ada juga orang yang mancing mungkin menjadikannya lebih mudah pikir gue, makan makanan laut yang rasanya boleh juga, kerang saus padang yang gue pesan juga rasanya enak, entah saus padangnya sudah sesuai atau tidak, gue ga tahu, tapi enak, sayangnya sedikit kepedasan membuat muka gue mirip kepiting rebus.

syukur juga, hujan kemarin belum turun, tapi proses perjalanannya sendiri tetap cukup menantang bagi gue, soalnya di sana ada jalur lintas selatan yang banyak truk-truk berlalu lalang, di sini perspektif periferal gue sangat dibutuhkan, mungkin saja sudah semakin berkembang sekali rasanya gue, tapi tetap tak sesulit proses perjalanan sekitaran lokasi imogiri sana.

semoga gue bisa lebih aktif lagi menyambangi daerah-daerah seperti ini mungkin terpencil atau juga spot hidden gem seperti yang sudah-sudah, mungkin lelah secara mental, harus gue akui, tidak mudah tapi entah kenapa gue sungguh menikmatinya, sendiri atau berdua, berdoa dan berharap kelak budget lebih dari cukup dan keberanian tak lekas pudar.

Komentar

Postingan Populer