wajah ceria
source: google images. God love is the real thing.
kian berani untuk menelan utuh rasa pahit itu. gemeter dikit ga ngaruh ygy. sebab gue mau percaya, ini arahnya membawa gue pada sesuatu yang baik, bukan karena yang gue lakukan sudah bener, malahan salah semua. tapi Dia menuntun gue seperti anak domba kesayangan, seperti domba-domba lainnya. semoga masih diberikan kesempatan dan harapan pada gue.
ini tidak nyaman, tidak enak. tapi selama kaki menapak tanah, begitulah adanya. bertumbuh baik tanpa hati yang pahit. ada sesuatu yang menanti di sana, akan ada masa-masa dimana berjalan apa adanya, hati yang teguh adalah emas itu sendiri, gue banyak menangis, banyak hilang arah, banyak cerobohnya, tapi selama gue masih berdoa, gue masih berada di jalan yang tepat.
akhir-akhir ini, selama gue di luar ruangan, di luar rumah. memberanikan diri kembali masuk ke kandang singa-harimau, demi bertumbuh, berani mandi lumpur, tapi jika jalan ini mampu membawa gue untuk punya pikiran yang luas, gue tidak apa apa, gue seharusnya bersyukur, mungkin banyak ragu, mungkin banyak rasa kecewa, luka adalah makanan sehari-hari, tapi gue akan tangguh.
kebanyakan kupi membuat asam lambung gue bergejolak, seperti sekarang ini, tapi masa-masa by january christy yang gue denger di saluran youtube mampu mengimbanginya. membuat gue lega dan menenangkan, penuh harapan, penuh suka cita. tapi kupi itu sendiri sebenarnya mampu melegakan diri sendiri, gimana ga bikin pusing?
gue sendiri masih munafik dalam hal menyembahNya, tapi gue banyak berdoa dan harap bimbingan tentang terus bertumbuh dalam iman. gue banyak kepalsuan di hati kecil, tapi gue merasa Ia akan mengerti, sekalipun kesalahan sebetul-betulnya, se-nyatanya dan masalah ada di gue, gue yakin ia akan membimbing gue, dengan kasih dan pelukan hangat, seperti anak didik kesayanganNya.
seperti hari ini, ada kekhawatiran dan kekacauan yang melanda gue, tapi gue merasa Ia telah menunjukkan kasih sayangnya kepada gue, mungkin tertampak kecil bagi dunia, bagi gue ini tidak begitu, ini hal terasa menyentuh gue, Ia menunjukkan kasih sayang, harapan dan kebaikanNya pada gue, dan ini membuat gue ingin menangis, apakah ini yang dinamakan Mukjizat?
Semoga gue semakin mampu menguatkan hati, gue juga tak ingin tenggelam dalam lingkaran setan terus-menerus, tidak ingin terus dalam masa kesedihan dan putus harapan, melelahkan. gue ingin bertumbuh secara spiritual, secara hati dan iman. kerendahan hati dan pikiran yang luas seperti emas yang berharga sekali.

Komentar
Posting Komentar