woi anjing

source: google images.


jalan lintas propinsi 
tak sesuai harapanku
goncang sana goncang sini
akupun lemes tak berdaya

tatapan fokus ke depan
terombang-ambing
woi anjing siul hatiku 
tak berdaya
bergejolak isi perutku
dari rantau sampai riau
membelah lautan jalanan
tengah malam pada jalan bebatuan

woi anjing
pada akhirnya
teriak lesu dalam hatiku lagi
saat ban lewati lubang jalanan
cukup dalam, sejatinya
jalanan penuh lubang 
seperti bekas pertempuran
kepala pusing perut seperti pusaran

earphone buatku sedikit menenang
musisi-musisi bergiliran menghibur
namun badai abu angin aspal jalanan
terlalu lama tak sanggup aku bertahan
mataku keliyengan gigiku kering kutahan
pesonaku hilang rohku ingin aku istirahatkan
woi anjing latahku kembali dari dalam hati
jalanan propinsi ini tidak lekas pulih lagi
hujan yang sedari tadi sudah turun pun
hanya menambah perut makin mules 
tidak lekas pulih semenjak diriku kecil
jalan ini yang kulalui saat mampir kesini
goncang sana goncang sini seperti perahu kecil
isi kepalaku pusing perutku ikut bernyanyi
ingatan pada halaman rumahku memudar
hatiku cemas ketakutanku tidak hilang
tengah malam tak tidur, tak bisa aku tidur
sampai mentari terbit romantisismeku masih ada

Komentar

Postingan Populer