Hati yang sempurna
source: google images.
chopin nocturnes dan debussy suite bergamasque
aku berada pada energi pikiran tertinggiku
begitu damai dan tenang sekaligus pilu nan pahit
juga adalah memperingati hari bumi
aku sadari, kita berdua sama sama titik terendah
pecah dan meletus dimana-mana, tapi harus aku akui,
kau bumi, yang kau alami lebih menyakitkan
di leher laptopku aku ukir tato hati yang sempurna
menutupinya dengan warna hijau harapan dan merah darah
rasa semangat untuk menyambut diriku
aku belum tamat, aku ingin memeluk diriku yang dahulu
beritahu ia, aku sayang dengan kita berdua
lambang perjuangan yang harus kita terima
paling tidak oleh diri sendiri.
jika tubuhku hancur nanti
dan jiwaku dipaksa keluar
menjilat-jilat seperti yang tak pernah terpikirkan
sanggupkah aku menerima diriku yang seperti itu?

Komentar
Posting Komentar