conTemplating...
source: google images/
Selamat ulang tahun... bagi kamu-kamu di hari ini, siapa saja...
Sekarang sudah malam, mungkin acara yang menyambutmu sedari siang tadi, dengan teman terdekat, teman kantor ataupun sepupu sendiri. Atau ada yang mungkin tidak sempat mengingat hari spesial miliknya sendiri karena sibuk di kantor sampai lembur, yang selepas itu beli cupcake kecil di toko kue yang setengah hampir tutup karena sudah malam, memasang lilin warna-warni dan meniupnya sendiri.
Dengan senyum.
Selamat ulang tahun, diriku, kamu begitu istimewa...
Cita-cita yang terkabul adalah yang terbaik yang seharusnya terkabul.
.
Dan gue, ingin sekali menikmati malam, dari pinggir kamar menatap keluar, mengucap mantra-mantra yang hilang-timbul yang berenang-berenang di kolam lamunan, mendoakan kota ini agar tetap bersahaja dan cantik dan berbudaya dan klasik dan banyak pabrik, dan banyak lagi dan dan dan yang lainnya... pujian-pujian tak cukup satu.
Untuk saat ini seolah gue tak bergerak sama sekali, tidak, begitu adanya. Cemas dan gelisah tentu ada, tapi gue mesti sabar dan mesti kuat. Ini akan ada bawa jalan ke sesuatu hal yang tak terduga, gue tidak tahu lagi, tapi gue mesti percaya, alam akan membawa gue kemana. Gue tidak akan meredup sendirinya, ataupun mungkin akan meredup, tapi selepas itu bersinar yang tak terbayangkan.
Jika itu tercapai, tolong ingatkan diri gue untuk tetap rendah hati, gue pasti berubah karena keadaan secara mental dan pikiran, tapi yang terpenting adalah etika dan kerendahan hati, ingat pada yang Semesta, ingat ayah-ibu, adik lelaki, kakak perempuan, tante, paman, yang baik, mengurus gue sedari kecil. Tahu diri adalah segalanya.

Komentar
Posting Komentar