seribu tahun dari sekarang
source: google images.
hijau muda, kebiruan
lalu duduk di tepi batu
menatap ke seberang
dan menuangkan harapan
seperti apa seribu tahun dari sekarang?
yang sebenarnya sebentar tapi kelihatan lama
dibuat-buat karena kepercayaan diri berkurang
apakah legam dan tak berguna jika kita mematikannya?
pulang ke tanah berantah
yang kukenal
yang kusebut rumah
yang hanya indah bagi sanubari
siapa yang tidak tahu?
aku tidak peduli
aku tak pernah ingin berbagi
siapa kamu?
enggan menatap mata hati
malu karena berbuat salah
benar juga buka jaminan
semua adalah berbeda menurut zaman
biru muda lalu jingga
sudah reda emosi sesaat
arang-arang adalah pinggir
langit adalah selimut malamku
ideal manusia
adalah mati bagi sesamanya
tapi jika dia sahabat sampai tua
itu adalah harapan bagi generasi

Komentar
Posting Komentar