November #throwback

source: google images.



Terkadang kita terlalu terburu-buru untuk menentukan yang sebenarnya belum terjadi, apakah salah kita? Tidak juga, apakah itu proses? Tentu saja. Pelan pelan semua akan tiba pada waktunya, jangan mati sebelum berperang, jangan berperang tanpa peluru dan mesin magasin-nya. Jika belum mampu, tak perlu cemas dan gundah, sebab kembali lagi, semua ini proses yang memang seharusnya kita jalani.

Yang diatas adalah bijaknya, nah.. sedangkan realita tidak seperti itu dong yah. Kita, atau tepatnya gue sendiri sering bodoh, goblok secara sadar apalagi tidak sadar, wajar, manusia, menurut gue, Yang bisa gue lakukan yah harusnya bangkit kembali, tenang dahulu, kasih jarak untuk berpikir jernih lalu anggap itu komedi dalam seni kehidupan, tapi itu, bijaknya, realitanya? Perlahan dan perlahan dalam pelajari.

Bergumul seringkali efeknya panjang dan menjadi tak wajar, mungkin efek dari insecure, kecemasan, panik dan lain halnya, gue masih muda seharusnya dibimbing oleh yang lebih tua bukan malahan dicele apalagi didorong makin jatuh, tapi, itu seharusnya jadi urusan mereka, bukan tanggung jawab gue, tidak semua bisa berjalan se-idealis yang gue mau, yang ada nanti jadi patah hati dan racun hati.

Bulan ini bulan baik, semoga yang baik datang tepat waktu, hal baik tak mesti datang dari hal hal baik dan indah juga, bisa saja dari hal atau kejadian yang buruk bagi perasaan pertama diri saat itu berdampak ke diri gue, sehat saja sudah berkah, ada duit saja sudah berkah, bisa bangun tidur dengan sehat saja sudah berkah, maka gue mulai ingin menghargai sesuatu yang kecil.

Bulan lalu seperti awan mendung yang bergerak cepat, sesekali menurunkan hujan, lalu dingin dan membuat hati seperti membeku dan tidak nyaman, sisi baiknya adalah kita bisa berdiam sejenak lalu melamun kepada momen-momen krusial yang juga memberi efek tidak nyaman tapi juga ada yang nyaman, mungkin memang mesin kendali ada di depan mata diri sendiri.

Berusaha menghindar mungkin bukan pilihan yang tepat, tapi jika mampunya begitu sekarang-sekarang ini yasudah jalani dulu, daripada mencemaskan yang belum kita punyai saat ini, malah makin memperburuk situasi, lebih baik tak berkata sepatah-katapun kepada mereka yang asing karena memang tidak ada buruknya, frekuensi berbeda bisa membuat mati total hingga fatal.

Luka batin, ego yang pernah terluka, bantu pulih bersama, semoga bulan ini baik kepada gue. semoga langkah tepat adalah berada di kaki sendiri, cepat namun berbeda dengan terburu-buru, semoga Semesta membimbing langkah anak muda seperti gue ini, mau meberi senyum tulus dari hati ke wajah dan menatap jauh lalu kembalike diri sendiri hasil dari pantulan frekuensi yang baik.

Komentar

Postingan Populer