Tentang ibu

Nurani tulus sepanjang masa
Yang tak terbayangkan isi hatinya
Senyum ibu obat lara
Penyejuk jiwa, penyembuh luka

Terkadang panas mentari terlalu terik
Hujan badai yang terlalu sendu
Namun ibu, rumah berbilik-bilik
Dan lenyapkan abu-abu sedihku

Kuatmu bu, sungguh inspirasiku
Tekadmu juga bu, batu sandaranku
Lembayung senja dambaanku
Tak berarti setitikpun dibanding engkau

Masa mudamu sudah engkau lupakan
Demi sebuah kehidupan keluarga kecilmu 
Yang mungkin engkau segera rindukan
Namun tak berarti lagi dari cinta besarmu

Tentang terima kasihku dalam hati
Mungkin belum pernah terucap
Dan terlalu sering luka yang berkali-kali
Ego masa muda yang masih tertancap

Terima kasih atas semua kasih sayangmu 
Walaupun dengan cara yang berbeda
Dari anak-anakmu dan suami tercintamu
Untuk malaikat suci kepunyaan alam semesta


Komentar

Postingan Populer