Hujan lebat juga berhenti
Kekacauan mungkin selalu terjadi
Ambigu kehidupan sudah terlalu sering
Hikmah demi hikmah harus diraih sendiri
Namun, hujan lebat kelak akan reda
Mungkin anak panah tajam masih membekas
Lumpur di wajah selalu saja susah dibersihkan
Kepercayaan lama dalam diri harus dirombak
Namun, Hujan kemarin sore sudah kering sekarang
Belajar sesuatu tentang ambisi dan cinta
Dalam film filosofi kemarin malam
Belajar sesuatu tentang diri sendiri
Tentang hujan, pasti diganti pelangi
Terkadang pikiran dan hati sudah habis dayanya
Seperti tinggal berdiam diri dan melawan kenyataan
Takut akan mati karena memaksa untuk keluar dari sini
Namun, semua pasti sudah ada jalannya dan percaya
Langkah demi langkah mungkin manusia yang ciptakan
Dan seperti biasanya, yah.. Tuhan yang menentukan
Namun diluar dari situ, karena sebuah tekad dan isi hati
Masih kuyakini Tuhanku dengan senyuman mengizinkan
Seperti si putih yang berbarengan dengan si hitam
Hidup ini adalah penggabungan dua sisi berbeda
Bukan berarti yang dianggap kelam adalah buruk
Mungkin ini yang membuat kita sendiri terbelenggu
Kita yang awal setuju dengan pemikiran ini
Mungkin benar, terkesan sakit, pedih dan terkesan realita
Namun sisi lain ini, yang kadang mengajarkan kita sesuatu
Arti tumbuh dan berdamai dengan diri sendiri
Semua adalah tentang keseimbangan
Dan di tahap yang aku yakini, aku terus menggapainya
Terkadang seperti membuka jendela
Setelah dirasa reda dari semalaman hujan
Dan pengharapan datang dari rasa lega
Seperti pelangi selepas hujan lebat kemarin
Ambigu kehidupan sudah terlalu sering
Hikmah demi hikmah harus diraih sendiri
Namun, hujan lebat kelak akan reda
Mungkin anak panah tajam masih membekas
Lumpur di wajah selalu saja susah dibersihkan
Kepercayaan lama dalam diri harus dirombak
Namun, Hujan kemarin sore sudah kering sekarang
Belajar sesuatu tentang ambisi dan cinta
Dalam film filosofi kemarin malam
Belajar sesuatu tentang diri sendiri
Tentang hujan, pasti diganti pelangi
Terkadang pikiran dan hati sudah habis dayanya
Seperti tinggal berdiam diri dan melawan kenyataan
Takut akan mati karena memaksa untuk keluar dari sini
Namun, semua pasti sudah ada jalannya dan percaya
Langkah demi langkah mungkin manusia yang ciptakan
Dan seperti biasanya, yah.. Tuhan yang menentukan
Namun diluar dari situ, karena sebuah tekad dan isi hati
Masih kuyakini Tuhanku dengan senyuman mengizinkan
Seperti si putih yang berbarengan dengan si hitam
Hidup ini adalah penggabungan dua sisi berbeda
Bukan berarti yang dianggap kelam adalah buruk
Mungkin ini yang membuat kita sendiri terbelenggu
Kita yang awal setuju dengan pemikiran ini
Mungkin benar, terkesan sakit, pedih dan terkesan realita
Namun sisi lain ini, yang kadang mengajarkan kita sesuatu
Arti tumbuh dan berdamai dengan diri sendiri
Semua adalah tentang keseimbangan
Dan di tahap yang aku yakini, aku terus menggapainya
Terkadang seperti membuka jendela
Setelah dirasa reda dari semalaman hujan
Dan pengharapan datang dari rasa lega
Seperti pelangi selepas hujan lebat kemarin
Komentar
Posting Komentar