Patatumbu
Berjentik jentik berkhayalkan sang kemarau
Sejauh ini hanya aku yang tertarik
Diantara kupu kupu dan ilalang bunga
Pohon kayu dan diamnya sunyi sunyi
Seperti kuda yang menunduk meraih rumput yang ada
Bulan yang menjadi tanda jika ini adalah malam
Menjadi penanda hadirnya sang perapuh hati
Menjadi menikam tak kala bulan semakin terang
Haruskah kau tau hal yang terjadi disana?
Berbeda ruang dan waktu terciptanya imaji
Bulir air mata yang jatuh sebagai penanda
Rasa sakit dan remuk jiwa sedikit terbebas
Siapa aku ini yang layak kau beri kedamaian?
Aku yakin memang tak pantas pikirku
Tidak cukup memang cahaya di ruang gelap ini
Sang semesta pun mengamati semua
Segelas damai mengenyangkan hati yang resah
Senyumanmu mewarnai hati tak gemerlap
Sampai waktupun akan berbunyi menjemput
Apa yang sudah waktunya selesai nanti
Dan berakhir tanpa pembalasan
Tanpa ingatan yang sempurna
Kembali karena waktunya kembali
Sesempurna ini melupakan
Dan selesai
Sejauh ini hanya aku yang tertarik
Diantara kupu kupu dan ilalang bunga
Pohon kayu dan diamnya sunyi sunyi
Seperti kuda yang menunduk meraih rumput yang ada
Bulan yang menjadi tanda jika ini adalah malam
Menjadi penanda hadirnya sang perapuh hati
Menjadi menikam tak kala bulan semakin terang
Haruskah kau tau hal yang terjadi disana?
Berbeda ruang dan waktu terciptanya imaji
Bulir air mata yang jatuh sebagai penanda
Rasa sakit dan remuk jiwa sedikit terbebas
Siapa aku ini yang layak kau beri kedamaian?
Aku yakin memang tak pantas pikirku
Tidak cukup memang cahaya di ruang gelap ini
Sang semesta pun mengamati semua
Segelas damai mengenyangkan hati yang resah
Senyumanmu mewarnai hati tak gemerlap
Sampai waktupun akan berbunyi menjemput
Apa yang sudah waktunya selesai nanti
Dan berakhir tanpa pembalasan
Tanpa ingatan yang sempurna
Kembali karena waktunya kembali
Sesempurna ini melupakan
Dan selesai
Komentar
Posting Komentar