March #throwback
source: google images. month april pixabay.
jangan berpikir terlalu banyak, apa yang tertuang maka itulah yang terjadi. ini gue yakin pasti tidak baik-baik saja, sebab gue ingin menulis tanpa berpikir, ini pelatihan pertama gue, gue ingin membiasakan melatih memori tubuh gue sendiri, gue ingin lepas, dan hilang kendali, sepersekian detik lalu nanti kita lihat apa yang ia akan segera hasilkan.
soal kemarahan, lebih baik tidak berbicara satu patah kata apapun, ini belum sempurna masih banyak menekan backspace tapi sensasi tidak banyak berhenti itulah yang membuatnya semakin menyenangkan, tidak ingin mengejar sempurna, tapi biarkan ia berlalu apa ada nya, layaknya bunga di musim gugur yang layu satu per satu.
burung gereja memiliki anak yang hingga di balkon rumah gue, lalu hampir dua hari gue masih melihatnya disana, ia tak bisa terbang, lalu gue coba memberinya makan, ia pun tak ingin makan, lalu ia gue bebaskan demi kebaikannya sendiri, berada di tangan yang tepat lebih baik daripada gue biarkan dia begitu saja.
jika soal kemarahan tadi, membuat gue sangat terikat dan ingin marah kepada tembok yang begitu tebal dan keras, lebih baik sendiri dan berjalan dengan kaki sendiri, jika kau menentukan apa mau gue kau salah besar, kau hanya manusia banyak alasan, menutupi kegagalan dengan kemewahan dan dianggap spesial oleh orang lain, padahal itu hanya fantasi belaka yang memalukan.
jika malam ini gue terbangun dari mimpi dan tidak bisa tidur lagi, maka yang akan gue lakukan adalah gue memilih tidur lagi dan memakan semua mimpi itu dengan perlahan lahan menganggapnya seonggok daging hamberger yang lumer namun bau sekali kotoran kotoran mulut yang seolah ia sudah pernah hinggap di mulut seseorang.
gue mencari yang terbaik itu petanda gue tidak baik-baik saja, luka yang menciptakan perasaan seperti itu untuk menuntut balas seseorang yang jahat di masa lalu, ia mengunci diri selama bertahun-tahun tanpa sadar ia tidak tumbuh sama sekali, ternyata sepuluh tahun begitu di ruang gelap dan lembab mampu menahannya tidak kemana-mana dalam artian sesungguhnya.
luka itu meluas, menjadikan gue anak setan yang bewajah lembut dan halus, padahal kerusakannnya begitu parah hingga harus ditutup kardus dahulu, jika tidak debunya akan kemana-mana dan memancing laba-laba mengeluarkan sarangnya, padahal ia selalu tidur jika dicari, jika muncul ia seperti kapas bergerak yang membuat merinding.

Komentar
Posting Komentar