dimensi

source: google images. leaves pixabay.


apalah akal
yang kita tahu?
tidak ada
aku yakin

setinggi plafon
atau atap atap tenda
yang indah sekalipun
itu hanya bungkusan kelam

tapi bukan daya kita
mendobrak
dan mencari tahu
tugas hanyalah berjalan

nanti tiba
pada tikungan
yang membawamu
hilang ke dalam nafsu

maka mimpimu
juga akan sirna
layaknya yang lain
lalu ia tertawa

siapa namamu?
-ucapnya bermain dewa
maka si sosok kecil itu
semakin merasa kerdil

bunga itu tertawa
pohon juga tertawa
daun yang gugur
ikut-ikutan tertawa

Komentar

Postingan Populer