karena ini

source: instagram.com/domestika


Bulan berganti lagi, hiruk-pikuk hati masih disini. Tapi yasudah mau gimana lagi, yang gue lakukan sebulan penuh adalah latihan dan latihan terus, karena bosan dan supaya ada tujuan, xixi.. Karena mungkin gue menikmatinya jadinya lancar-lancar saja, gue yakin ini akan menjadi gudang kosakata, kamus dan membuka ruang kreativitas baru untuk masa depan.

Tak apa, biarkan kegilaan itu menari-nari. Asal tidak memutuskan tali pembatas dan melanggar hukum, gue rasa tidak ada yang bisa melarangnya. Pasti ada, gue yakin ada sesuatu yang besar akan lahir di masa depan dan ada gunanya untuk dunia, paling tidak dunia gue sendiri, gue bisanya cuma itu, jadinya itu-itu saja yang gue mainkan, 1000 match adalah minimal dari permainan ini.

Tema bulan lalu adalah abu-abu mendung, hanya ingin bernapas lega, maka dari itu gue terus berlari mencari server yang cocok buat dunia gue, tak perlu berlaku seperti manusia-super, normal-normal dan bisa bertahan saja sudah bagus jangan ikuti cerita orang, sebab kisah setiap orang adalah berbeda, awal mulai dan titik-tatapan pertama adalah kunci, kenapa bisa yakin semua tak ada yang sama. 

Gue adalah kekosongan mutlak selama dua-puluh tahun, entah apa yang terjadi di masa lalu, apa yang memegang peranan-pentingnya, yang benar-benar satu hal itu dan segala detailnya, diam memang murni, tapi tekanan demi tekanan terkadang mengharuskan kita berusaha untuk berbicara-mengutarakan biar ada batasan yang penting.

Hidup di realita yang gue jalani sangat setengah-mati, tapi tak bisa gue tuangkan ke gelas kaca orang lain sekalipun ia adalah kawan sejati di medan perang, sebab, memang ia akan coba mencernanya tapi energi listrik di otak akan segera refleks menyangkut-pautkan (bisa sejenis logika) tentang cerita hidupnya sendiri, dan tidak sempat menyadari dan memahami jika mereka berdua sangat berbeda.

Lalu kecemasan meningkat, perasaan anti itu muncul, lalu pada umumnya akan terjadi penghakiman dan perundungan, mengacaukan hubungan dan membuat keadaan yang semula aman-tenteram menjadi canggung dan tidak nyaman, entahlah ini semua nyata adanya, bagi sebagian orang dan juga pengalaman, mau gimana lagi, hidup mesti berjalan tidak sempat memperbaiki satu per satu.

Walau lelah, semoga bisa sembuh, sungguh tidak enak hidup seperti ini, hampa udara sangatlah membuat kita putus asa, melayang-layang tidak jelas, dan harus meraih terus ke-atas supaya tidak semakin larut tenggelam, sesak dan buntu adalah asupan bukan nutrisi setiap hari, apakah harapan itu lekas bisa diraih, atau masih lama, hingga kita masih terperangkap di lumpur.

Komentar

Postingan Populer