April #throwback
Bagai air mengalir, yang tiada pernah berhenti...
Titik balik
Aku punya pengharapan kecil dalam hatiku sendiri, ingin belajar sekali tentang hidup. Aku ingin pemulihan baru, aku ingin sebuah titik balik. Tuhan Alam Semesta, secara mental aku masih muda sekali, aku masih penuh ketidak-tahuan. Pimpin hidup-ku selalu, seperti tumbuhan kecil berdebu di tanah lapang nan tandus yang selalu menunggu datangnya air hujan. Sebuah keajaiban!
Murni
Seminggu telah berlalu di bulan baru, pergumulan yang aku alami, ketakutan dan traumatis muncul lebih hebat dari biasanya, hilang arah & patah arang. Membuktikan aku bukan siapa-siapa, aku tidak hebat, tidak sama sekali. Untuk sekali lagi aku tersadar, jikalau aku masih butuh belas-kasihan, aku butuh pimpinan, aku butuh pemulihan, aku butuh Dia. Aku tidak mau jika hatiku mengeras itu hal yang sungguhlah mengerikan.
Waktu yang terpakai untuk sebuah renungan
Apakah masih ada harapan? Bertahun-tahun di deru ketakutan dan belenggu. Aku terpenjara, tertawan, tersiksa dan kian tenggelam seolah tak pernah bisa bangkit lagi. Hanya Dia yang bisa selamatkan aku. Aku butuh pemulihan, aku ingin merasakan merdeka, sebuah kehidupan yang punya masa depan dan pengharapan. Lagit cerah biru tanpa awan, apakah aku-pun bisa secerah itu hidupnya?
Bulan-bulan
Bulan kembali berlalu, kini keadaan dunia juga masih dihadapkan pandemi, semuanya sama-sama merasakan kesulitan, penderitaan dan ketakutan. Belum ada tanda tanda kapan ini akan berakhir, tapi mari tetap percaya saja, badai pasti berlalu & ada pelangi sehabis hujan. Sedangkan aku, badaiku juga akan berlalu, akan ada pelangi sehabis hujan-ku. Aku harus berusaha dan selalu percaya, ada keselamatan bagi-ku.
Masa depan
Bulan Mei kini, semoga ada pembaruan baru, ada pemulihan jiwa, ada warna-warni suka-cita baru & ada hasil. Semoga harapan cepat terkabul, pekerjaan yang baik, jiwa yang sembuh, pikiran yang tenang, masalah yang ada jalan keluarnya & masa depan yang cerah. Tentu kesehatan dan kesejahteraan jasmani juga rohani, energi positif semesta juga selalu menyertai, tidak lupa diri & tidak keras hati-ku. Perlahan tapi pasti, kebaikan akan selalu berada di atas. God Bless Us!
#phonediary

Komentar
Posting Komentar