Sang Musang Merah

Layak sebuah cctv tua menghadap sudut antara sudut,
haruslah jujur dan bercipta seperti apa adanya.
Bertopi dan suka sekali bercengkrama
Girang dan baku santai
Mencipta untuk berbagi
Layaknya tujuan hidup yang sebenarnya.

Putih dan tua era lama
50s dan 80s
Orang berkelabu yang dicari hati.
Aliran musik yang memukau dibuatnya menjadi cemaran, 
yang tentunya indah dan memukau sekali ala tempo dulu.

Sang musang merah adalah sebuang lambang
lambang musik perkumpulan mereka.
Sudut pandang dari sang konsumsi,
yang intinya ternikmat dengan pesan yang dibawakan.

Bersantai dan visual dari mata sendiri.
bermain dengan keasyikan sendiri sendiri
menjadi sebuah kesatuan nan indah.
Suka sekali dengan sang pemuda pemuda ini
Wajah elok dan rupawan,
membawa musikal yang tak kalah elok pula.

Jiwa muda yang terkumpul di sekolahan seni,
tujuh puluh tiga adalah identitas mereka.
Membawa lagu era lama yang menjadi impian,
antara dinding dinding duduk dan bersantai
Lagu dan aroma menjadi kesatuan.

Sebuah tulisan hanya  sebuah penghargaan kecil
dari seorang anak manusia yang terkagum.
Karena telah hidup kembali salah satu gaya lama.
Buat senang hati dan pikiran sejenak dan membekas.
Tak lupa ada makna yang pasti terselebung indah dan enak.

                                                                                           - respect to SISITIPSI ^^
                                                                                           - dari pendatang baru.

Komentar

Postingan Populer