february #throwback

source: google images. march month pixabay.


bulan sesekali cepat berlalu, sepertinya ketakutan juga selalu ikut membayangi kemanapun diri ini bergerak, kepala gue terasa penuh dan mulai kusadari rambut gue ikut memutih satu-satu, sepertinya itu karena kimia dari dalam tubuh karena terlalu sering menggunakan mode darurat yang menyebalkan, banyak hal yang tidak bisa gue percayai dan itu melelahkan.

mungkin karena terlalu terbiasa mengalami mode darurat dari tahun-tahun yang berlalu, tidak ada sistem pendukung, keluarga begitu sengit, menakutkan dan terik. entah itu hari baik maupun hari buruk, semua terasa sama saja, semua begitu sengit, mereka tidak mengerti sebab mereka enggan belajar, gue tidak mengerti, setidaknya gue mau belajar dan waspada.

sebab anak yang tumbuh dari rasa sakit yang seharusnya itu adalah rasa anomali, besarnya kemungkinan besar kacau, tidak berbicara perihal sukses maupun tidak sukses, tapi semoga banyak salahnya soalnya sungguh kasihan, anak-anak itu harus punya masa depan cerah, pembawa kesejukkan bukan samsak tinju karena kegagalan diri sendiri si orang dewasa.

hati yang sukacita adalah obat, tapi yang namanya obat biasanya terbatas dan tidak berserakan dimana-mana. kecuali zaman purba dimana itu berserakan, namun manusia belum berevolusi dan tidak menyadarinya bahwa di rawa-rawa itu ada dua dan tiga tanaman suci yang rasanya sedikit aneh namun selepas melewati tenggorokan, ia akan sembuh.

beritahu gue tips, sabun cuci kepala apa yang bisa memudarkan rambut putih ini, sebab orang tidak perlu melihatnya, apapun alasannya, manusia lain hanya perlu tahu luarnya gue, harus merasakan bahwa gue adalah manusia yang bersuka-cita, bernyanyi-nyanyi dengan suara aneh lalu tertawa seolah besok manusia ini selalu seperti ini, sebab ia terlahir sudah seperti ini.

batasan mental ini harus diruntuhkan, gue ingin kuat, gue ingin bertarung bersama diri gue sendiri menghadapi semangatnya dunia, semangat masa muda, tidak mau ada penyesalan, membantu orang dengan membantu diri sendiri, sama baiknya. akan ada dunia dimana gue suka melihat langit dengan gumpalan awan dengan kacamata uv gue dengan perut roti sobek dan lembaran uang dollar.

lingkaran setan ternyata semenyeramkan kalimatnya, ia seperti hitam dan tebal yang lengket, mungkin tipis seperti sarang laba-laba yang lengket, gue harus kuat, banyak pembunuh berdarah dingin dimana-mana, mengganggapmu teman hanya untuk menyantapmu tanpa perlu effort, hanya untuk bisa menyalurkan orgasmenya ego sekedar merasa puas.

Komentar

Postingan Populer