Puitisasi bulan mei #throwback
Source: google images.
Senja kala mengusap nadi
Terkadang hangat di sisi lain mendung
Menyeruap tak henti-hentinya jiwa
Apa daya tekanan begitu dalam?
Seperti sajak penyemangat lama
Mendung akan pergi, begitu juga kabut
Dan terang kejap menyinari anak bumi
Seperti seorang aku, apakah ada harapan?
Kuharap begitu saja
Berat menahan sendiri
Lelah tak tanggung-tanggung
Siapa yang tahu? Semesta tahu.
Benar benar terasa menyeramkan
Yang berlalu, yang berlalu, kuucapkan berkali
Supaya aku hapal dan tak lagi menyeramkan
Aku lelah diintai, pergilah jangan kembali.
Semesta mendukung
Semesta menjaga
Semesta peduli
Semesta tahu aku hilang & tersesat
Berputar terus berputar lagi
Seperti pemabuk hebat
Bedanya, aku merasakan tajamnya hitam
Tolong, selamatkan aku...
Beri aku suka cita
Beri aku keselamatan
Beri aku pengajaran
Disiplin kan aku oh, semesta.
Jangan tinggalkan aku
Aku tak ingin jatuh
Ke dalam lubang hitam
Lubang yang sesat.
Bagiku tak ada yang langsung
Semua proses
Aku menikmat proses
Mohon, bimbing dan tuntun aku semesta.
Jauhkan dari berlebihan dalam pikiran
Cemas tak kunjung usai
Tak selesai, semua tak selesai
Adakah aku di masa depan?
Tanpa sukar
Tanpa belukar
Tanpa tak berdasar
& tanpa lagi pudar
Harapan masih sama
Hari depan ada jalan
Langit atasku masih indah
Dan jiwaku cerah seperti taman yang hijau.
#phonediary

Komentar
Posting Komentar