Lirikal puisi kejiwaan
Salad apa yang aku makan hari ini?
Tanggal apa yang tidak cocok denganmu?
Bukan urusanmu
Bukan juga urusanku...
Kita sering mengobrol
Bukan berarti Kesenangan ini milikmu
Kotak penyimpananku jangan kau bobol
Itu tak sopan... walaupun kau bukan tamu
Gelas kaca yang selalu kukosongkan
Bukan berarti akan kotor dan berdebu
Biarkan aku nikmati akhir pekan
Sebelum peluru menembus pipiku
Disini bersiaplah, disana juga bersiaplah
Siapkan koper-koper, kita pergi dari sini
Tak mengoceh lagi seputar mengalah
Sebodoh-amat kehidupan semua ini
Tak perlu menoleh lagi
Aku takkan memanggil
Hari ini hampir usai
Antara malam dan menggigil
Kedai kopi apa yang sering kau datangi?
Hanya sekedar duduk ataupun menatap jauh
Atau sebuah daya pikir kreatifitas yang kau senangi?
Jadi hanya untuk membunuh rasa jenuh?
Sebuah kata yang diakhiri
Dan penyesalan yang datang terlambat
Sebuah sudut pandang ini
Tentu bukan sebagai penghambat
Tanggal apa yang tidak cocok denganmu?
Bukan urusanmu
Bukan juga urusanku...
Kita sering mengobrol
Bukan berarti Kesenangan ini milikmu
Kotak penyimpananku jangan kau bobol
Itu tak sopan... walaupun kau bukan tamu
Gelas kaca yang selalu kukosongkan
Bukan berarti akan kotor dan berdebu
Biarkan aku nikmati akhir pekan
Sebelum peluru menembus pipiku
Disini bersiaplah, disana juga bersiaplah
Siapkan koper-koper, kita pergi dari sini
Tak mengoceh lagi seputar mengalah
Sebodoh-amat kehidupan semua ini
Tak perlu menoleh lagi
Aku takkan memanggil
Hari ini hampir usai
Antara malam dan menggigil
Kedai kopi apa yang sering kau datangi?
Hanya sekedar duduk ataupun menatap jauh
Atau sebuah daya pikir kreatifitas yang kau senangi?
Jadi hanya untuk membunuh rasa jenuh?
Sebuah kata yang diakhiri
Dan penyesalan yang datang terlambat
Sebuah sudut pandang ini
Tentu bukan sebagai penghambat
Komentar
Posting Komentar